Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Iklan

Slider

Tag Terpopuler

31 Desember 2023

Seluruh Pembayaran Proyek Penataan Lanskap Ruas Jalan Sudah Dikembalikan Kontraktor


Aktual24 net,Medan- Akhirnya, perusahaan pelaksana proyek lampu jalan di tiga ruas jalan yang dinilai Inspektorat Medan total loss mengembalikan uang pembayaran sebesar Rp7.8 miliar melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Sebelumnya, pihak perusahaan yang melaksanakan pekerjaan serupa di lima ruas jalan lain juga telah mengembalikan uang pembayaran melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (SDABMBK) Medan. 

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada wartawan di aula Kantor Kejari, Jumat (29/12). Turut Hadir dalam konferensi pres itu Kajari Muttaqin Harahap, Dandim 0201 Medan Kol. Inf. Ferry Muzawwad, Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun, dan Pimpinan Cabang Koordinator Medan PT Bank Sumut, M. Riki Budiman. 

Bobby Nasution mengatakan, dengan pengembalian terakhir ini, berarti seluruh realisasi pembayaran proyek Lanskap Penataan Ruas Jalan sebesar Rp21 miliar telah dikembalikan pihak perusahaan pelaksana. "Sebelumnya sudah ada pengembalian langsung ke rekening Pemko Medan," sebutnya. 

Orang nomor satu di Pemko Medan itu mengungkapkan terima kasih kepada Kejari yang telah mendukung penagihan pengembalian sebagian uang  pembayaran proyek ini.  "Kami apresiasi Bapak Kajari Medan yang sudah berhasil menagih uang pengembalian proyek yang sering disebut lampu pocong ini sebesar Rp7,8 miliar."  

Bobby Nasution mengatakan, menuntut pengembalian uang proyek dari pihak perusahaan pelaksana proyek ini perlu dilakukan dan mungkin ini merupakan pertama sekali dilakukan oleh Pemko Medan.

"Karena memang pelaksanaan pekerjaan di lapangan secara kualitas belum bisa diterima Pemko Medan, Mungkin teman-teman juga bisa melihat... Kemarin kena angin kencang sedikit sudah roboh. Kalau pengerjaan sesuai spek hal-hal ini tidak akan terjadi," papar Bobby Nasution. 

Tidak berkualitas hasil pekerjaan lampu jalan inilah, tekan Bobby Nasution, yang menjadi salah satu alasan Pemko Medan memutus proyek ini total loss. "Dan kebijakan total loss ini baru pertama di Pemko Medan. Dan hal ini tentunya membutuhkan kebersamaan Pemko Medan, Forkopimda. Kami berterima kasih kepada Pak Kajari, Pak Kapolres yang terus member samai Pemko Medan agar uang rakyat yang digunakan benar-benar bisa dipergunakan untuk pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat," sebut Bobby Nasution.   

Terkait masih adanya lampu yang belum dibongkar kontraktor,  Wali Kota mengatakan mulai malam ini Pemko Medan akan melakukan pembongkaran sebagaimana yang disarankan oleh Kejari. 

Bobby Nasution mengungkapkan, sebenarnya Pemko sudah membongkar lampu jalan  yang dikerjakan perusahaan pelaksana yang telah mengembalikan uang pembayaran. Pembongkaran ini dilakukan sesuai dengan permintaan pihak perusahaan pelaksana pekerjaan. "Untuk lampu jalan yang dikerjakan tiga pelaksana yang mengembalikan uang, sebagaimana saran Kejari, mulai malam ini akan kita bongkar," kata Bobby Nasution.  

Sebelumnya, Kajari Medan Muttgaqin Harahap mengatakan, Pemko Medan melalui Dinas SDABMBK memberikan surat kuasa kepada Kejari Medan selaku Jaksa Pengacara Negara untuk melakukan penagihan kepada tiga perusahaan yang belum mengembalikan pembayaran paket pekerjaan Penataan Lanskap Ruas Jalan pada tiga ruas jalan di Kota Medan.   

"Atas surat kuasa khusus tersebut, kami selaku Jaksa Pengacara Negara melakukan berbagai upaya yang intinya agar tuntutan pengembalian pembayaran paket pekerjaan itu bisa dipenuhi tiga rekanan tersebut. Dan, alhamdulillah, pada hari ini tiga perusahaan itu telah beriktikad baik mengembalikan pembayaran tersebut sebesar Rp7.852.233.756.," ucapnya. 

"Dengan telah dikembalikannya pembayaran paket pekerjaan lanskap pada tiga ruas jalan, yakni Jalan Jendral Sudirman, Jalan Diponegoro, dan Jalan Imam Bonjol ini, kami selaku Jaksa Pengacara Negara sudah berhasil memberikan bantuan hukum non litigasi kepada Pemko Medan, khususnya Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi," ungkapnya. 

"Terkait dengan fisik lampu yang telah dikerjakan, berdasarkan koordinasi kami, mungkin pihak rekanan sudah tidak mempunyai kemampuan lagi melakukan pembongkaran, dan kami sarankan Pemko Medan yang mengambil alih," sebutnya.

Saat itu, Kejari Medan menyerahkan pengembalian pembayaran dari tiga pelaksana pekerjaan lanskap ini kepada Pemko Medan untuk disetorkan kepada Kas Daerah.(JB)

Buat Kuis Saat Buka “Medan Bermain”, Bobby Nasution Beri Hadiah Sepeda Listrik



Aktual24 net,Medan- Ajang “Medan Bermain” yang diselenggarakan Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (30/12) di Lapangan Mabar Medan Deli, membawa keberuntungan tersendiri bagi Felis. Siswa sebuah SD Negeri di Medan ini bisa menjawab tantangan Wali Kota Bobby Nasution menyebutkan kelima sila Pancasila.

Di hadapan Bunda PAUD dan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, segenap pimpinan perangkat daerah, guru dan pelajar ribuan pelajar SD dan SMP di Kota Medan yang mengikuti Festival Permainan Rakyat dan Olahraga  Tradisional itu, Felis dengan lantang menyebutkan satu per satu sila Pancasila. 

“Minta hadiah apa?” tanya Bobby Nasution pada siswa itu. 

“Sepeda listrik, Pak,” jawab siswa Kelas VI itu. 

Suara riuh para murid dan guru pun terdengar. Mereka tidak menyangka Felis meminta sepeda listrik. 

Wali Kota tidak langsung memenuhi permintaan itu. Bobby Nasution lebih dulu bercanda  seolah-olah akan memberi hadiah sepeda biasa. Namun siswa SD itu tetap ingin sepeda listrik. Dan sesuai perkiraan, Bobby Nasution mengabulkan permintaan Felis. 

Tidak hanya Felis mendapat dari Bobby Nasution. Guru SMP Negeri 34 Medan, Winda Siregar, juga beruntung mendapatkan laptop. Dia berhasil menyebutkan tiga nama permainan rakyat.

Selain itu, Jeremiah juga beruntung. Siswa SMP ini mendapat hadiah ponsel setelah berhasil menjawab pertanyaan Bobby Nasution. 

“Ikan apa yang romantis?” tanya Bobby Nasution disambut derai tawa hadirin. 

Jeremiah sempat bingung, namun hanya sebentar. Walau dengan terbata-bata, dia bisa menjawab, “I can live without you.”  Dan ternyata Jeremiah benar.

Sebelum membuat kuis secara spontan ini, Bobby Nasution juga menyampaikan bimbingan sekaligus membuka resmi perhelatan “Medan Bermain” ini. Dia mengapresiasi kegiatan ini karena menyuburkan semangat merawat tradisi serta membentuk karakter generasi bangsa. 

“Permainan tradisional ini salah satu wadah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul serta membentuk karakter anak. Melalui permainan, mereka dapat bekerja sama dan kekompakan,” ungkapnya seraya menambahkan, kekompakan ini bisa diterapkan di masa mendatang sekaligus mendukung dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa kepada 138 mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Medan. Penyerahan beasiswa dari Pemko Medan ini dilakukan oleh Bobby Nasution secara simbolis kepada lima perwakilan mahasiswa berprestasi.

Dalam perhelatan ini, Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Medan memberikan gelar kehormatan Bapak Olahraga Tradisional Kota Medan untuk Bobby Nasution. Gelar kehormatan ini diberikan karena sejak dipimpin Bobby Nasution, Pemko Medan memberikan perhatian besar pada upaya-upaya merawat permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Benny Sinomba Siregar melaporkan, kegiatan kolaborasi dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Medan ini bertujuan membumikan dan menghidupkan permainan rakyat dan olahraga tradisional. 

Dia menyebutkan, ada delapan kategori perlombaan dalam Festival ini, yakni Hadang untuk Siswa SMP Putra, Terompah Panjang untuk Siswa SMP Putri, Kepala Sekolah, dan Guru serta masyarakat. Kemudian Lomba Bolak-balik Balok Estafet untuk Siswa SD Putra, Pecah Piring untuk Siswa SD Putri, Tarik Tambang untuk Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan serta masyarakat.(JB)

30 Desember 2023

Komisi I DPRD Medan Minta Pemko Selesaikan Sengketa Tanah di Cinta Damai Medan Helvetia


Aktual24 net,Medan- Ketua Komisi I  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Robi Barus minta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan untuk segera menyelesaikan persoalan sengketa tanah milik Tiorida Simanjuntak.

“Dinas PKPCKTR Kota Medan harus memanggil korban yang tanahnya diambil pemerintah, karena persoalan ini harus segera diselesaikan,” kata Robi kepada wartawan usai rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Komisi I DPRD Medan Lantai III gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (19/12/2023).

“Kalau memang belum dibayar, segera bayarkan, jangan digantung-gantung,” kata Robi yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DPRD Medan tersebut.

Korban yang tanahnya diambil pemerintah supaya dipanggil dan dimusyawarahkan, karena itu merupakan hak korban. Persoalan ini harus segera diselesaikan, kalau belum dibayar segera bayar, jika tidak segera kembalikan kepada yang berhak, ” imbuh Robi.

Sebab kata Robi yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan tersebut tanah masyarakat yang diambil tanpa pemberitahuan dan ganti rugi merupakan perbuatan dzolim.

Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Medan Robi Barus dan dihadiri Wakil Ketua Abdul Rani dan anggota Ilhamsyah dan Jaya Saputra,  Tiorida Simanjuntak pemilik 2 persil tanah seluas 400 meter diambil Pemko jadi jalan dan drainase di Jalan Masjid dan Pasar I Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia minta agar persoalan tersebut segera diselesaikan.

“Melalui rapat ini saya berharap agar Pemko Medan segera menyelesaikannya,” pinta Tiorida Simanjuntak pemilik 2 persil tanah.

Sementara itu pihak Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Kota Medan berjanji pada tahun 2024 akan menuntaskan masalah tanah tersebut.

Untuk diketahui Tiorida Simanjuntak pemilik 2 persil tanah seluas 400 meter kubik diambil Pemko Medan untuk dijadikan jalan dan drainase di Jalan Masjid dan Pasar I Kelurahan Cinta Damai.Tanah tersebut dibeli keluarga Tiorida tahun 1978 dan 1980. (BR)


29 Desember 2023

Warga Pertanyakan Aturan Rumah Sakit, Pasien UHC JKMB Disuruh Pulang Setelah 3 Hari Opname


Aktual24 net, Medan- Warga Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli pertanyakan kebenaran aturan pihak Rumah Sakit (RS) yang menyuruh pulang pasien BPJS Kesehatan peserta Universal Healt Coverage Jaminan Kesehatan Medan Berkah (UHC JKMB) setelah 3 hari pasien dirawat inap (opname) kendati belum sembuh. Parahnya lagi, pihak RS kerap menolak pasien UHC JKMB dengan alasan kamar penuh.

“Gimana kebenarannya, apa memang begitu aturannya. Masalah itu yang selalu kami alami selaku masyarakat kecil pengguna BPJS Kesehatan gratis,” ungkap Laisan Nasution.

Keluhan itu disampaikan Laisan saat mengikuti acara Ketua DPRD Medan Hasyim SE (PDI Perjuangan ketika sosialisasi Perda (Sosper) ke XII Tahun 2023 produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl Yos Sudarso, Lorong 12 Lingkungan 1, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (23/12/2023) pagi.

Menurut Laisan, pihak RS sering membatasi waktu untuk pasien rawat inap. “Alasannya sudah melalui rekomendasi dokter lalu suruh pulang. Padahal, pasien masih kondisi parah dan belum pulih,” cetus Laisan.

Menyikapi pertanyaan warga, Ketua DPRD Medan Hasyim SE menyayangkan sikap pihak RS karena tidak ada aturan opname hanya 3 hari. Hasyim minta kepada masyarakat bila terjadi hal seperti itu supaya dilaporkan saja.

Pernyataan Hasyim dikuatkan Guru Baladewa Nasution yang mewakili pihak BPJS Kesehatan. Disampaikan Baladewa, bila ada pihak RS yang menyuruh pulang pasien belum sembuh itu sudah melanggar aturan. “SOP (red- Standar Operasional Prosedur) tidak ada pemulangan pasien yang sedang sakit. Tetapi harus dirawat sampai sembuh,” terang Baladewa.

Nanti tambah Guru, jika masih ada pihak RS yang memberikan pelayanan buruk terhadap pasien agar melaporkan ke pihak BPJS Kesehatan. “Kita ada buat tim petugas pengaduan informasi di setiap RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kalau ada yang melakukan pelanggaran, silahkan laporkan akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Ditimpali Hasyim SE lagi, warga jangan takut untuk melaporkannya. “Mudah mudahan dengan diberikan sanksi oleh pihak BPJS dan Dinas Kesehatan ada perubahan tidak terjadi lagi dan sehingga pelayanan RS lebih baik lagi,” harapnya.

Hadir saat Sosper, mewakili Kecamatan Medan Deli Rofai Siregar, mewakili Kelurahan Tj Mulia Saud Fredy, Forkot PKH Dedy Irwanto Pardede, Kepala Pustu Tj Mulia dr Wati Bersari, Gutu Baladewa Nasution, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga, melalui narasumber Ir Waldemar Sihombing memaparkan isi Perda kepada peserta. Diketahui Perda No 4 Tahun 2012 diuraikan seperti dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.

Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat.

Maka untuk mencapai tujuan itu sebagaimana di BAB III Pasal 3, Pemko Medan harus melakukan 7 hal yakni upaya kesehatan, regulasi, pembiayaan, SDM, sedia farmasi, alat kesehatan/makanan dan manajemen informasi serta pemberdayaan kesehatan.

Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata di Puskesmas sebagai tingkat pelayanan dasar.

Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sebagaimana pada BAB VI Pasal 9 disebutkan Pemko bersama swasta harus  mewujudkan derajat kesehatan. Melakukan  pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.

Sedangkan masalah pembiayaan kesehatan seperti pada BAB VII Pasal 43 disebutkan Pemko berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, adil dan terbuka serta terjangkau masyarakat. Dan di Pasal 44 dikuatkan, Pemko membiayai seluruh pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas.

Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan terdiri XVI BAB dan 92 Pasal. Ditetapkan menjadi Perda yang sah di Medan 8 Maret 2012 oleh Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap diundangkan Sekretaris daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri. (JB)

Daniel Pinem Apresiasi Normalisasi Sungai Deli, Dukung Penerapan Tegas Perda No 6/2015



Aktual24
 net,Medan-  Sekretaris Fraksi PDI P DPRD Medan Drs Daniel Pinem mengapresiasi kinerja Walikota Medan Bobby Afif Nasution yang terbukti berhasil bekerjasama dengan TNI AD dan Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II melakukan gotong royong membersihkan sungai Deli guna meminimalisir banjir di Kota Medan. Ke depan Daniel berharap pengawasan menjaga kebersihan sungai lebih ditingkatkan.

“Kita apresiasi dan terima kasih kepada pak Walikota Medan atas kolaborasi sehingga sungai Deli saat ini bersih dari sampah dan lumpur,” ujar Daniel Pinem, Kamis (28/12/2023)

Disampaikan Drs Daniel Pinem (foto) yang saat ini tercatat sebagai Caleg DPRD Medan dari Partai PDI Perjuangan No Urut 4 dapil V Kecamatan Medan (Johor, Maimun, Polonia, Selayang, Sunggal dan Tuntungan) itu, program pengendalian banjir dan menjaga kebersihan patut didukung semua pihak.

Seiring dengan pernyataan Walikota Medan Bobby Nasution dengan akan menerapkan Perda Kota Medan No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan mulai 1 Januari 2024, Daniel Pinem menyebut sangat mendukung penuh.

Daniel pun menyarankan agar Pemko Medan menyiapkan sarana dan prasarana tempat pembuangan sampah. Seperti,  menyediakan TPS atau kebutuhan lainnya tempat pembuangan sampah di setiap lingkungan. “Kiranya sarana dan prasarana dipastikan lengkap. Sehingga penerapan Perda lebih lancar. Jangan lah pula kita tegas menindak masyarakat bagi yang melanggar Perda tetapi sarana dan perangkatnya tidak kita siapkan,” tandasnya. Maka itu Pemko diharapkan melengkapi sarana dan prasarana yang memadai.

Sama halnya kepada perangkat Pemko Medan supaya lebih massif sosialisasi Perda No 6 Tahun 2015 kepada seluruh masyarakat. Sehingga masyarakat lebih tahu soal hak dan kewajiban soal Perda.

Disarankan Daniel lagi, kepada petugas kebersihan agar tidak terlambat mengangkut sampah dari TPS. “Saat ini banyak warga mengeluhkan keterlambatan angkut sampah yang mengakibatkan bau busuk dan meresahkan warga sekitar, ” sebutnya.

Seperti diketahui, sejak dilakukan gotong royong pembersihan sungai sejak 27 September sampai 22 Desember 2023 oleh Pemko Medan  berkolaborasi dengan TNI AD dan Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II ini berhasil membersihkan aliran Sungai Deli sepanjang 67.550 meter, mengangkat 26.552 ton sampah dan 23.705 meter kubik sedimentasi.

Adapun peserta yang gotong royong sebanyak 1.852 peserta terdiri atas unsur Petugas Pemelihara Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), unsur TNI AD, Badan Wilaya Sungai Sumatera (BWSS) II, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Disampaikan lagi, per 1 Januari 2024, akan diberlakukan Perda yang mengatur larangan membuang sampah ke sungai. Siapa yang membuang sampah ke sungai dikenakan denda.

Seperti diketahui, Perda No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan memiliki sanksi pidana seperti hukuman badan dan denda bagi perorangan maupun badan yang melanggar perda No 6 Tahun 2015.

Bahkan, Perda No 6 Tahun 2015 sudah jelas disebutkan pada BAB XVI, ada ketentuan pidananya yakni pada pasal (1) berbunyi, Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah).

Pada ayat (2), Setiap badan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 dipidana denda paling banyak Rp.50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah). Perda No 6 Taun 2015 ini memiliki 37 pasal dan XVII BAB.

Sedangkan pada Pasal 13 telah disebutkan, agar Pemko Medan diwajibkan melakukan pelatihan dan pembinaan bidang pengelolaan persampahan. (JB)


Dijadwalkan Selesai Oktober 2024, Stadion Teladan Pasca Rehabilitasi dan Renovasi Berstandar FIFA


Aktual24 net,Medan- Sebagai stadion bersejarah yang ada di Kota Medan, fasilitas yang dimiliki Stadion Teladan jauh tertinggal dibandingkan stadion lain yang ada di Tanah Air. Oleh karenanya Pemko Medan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merehabilitasi serta merenovasi stadion yang dibangun tahun 1952 tersebut. Ditargetkan, stadion kebanggaan warga Kota Medan ini akan selesai sebelum Oktober 2024.

Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution menyaksikan Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan Kota Medan antara Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung secara virtual melalui zoom meeting di CC Room Inteligent Transport System (ITS) Kota Medan Jalan Balai Kota, Kamis (28/12).

“Stadion Teladan termasuk stadion yang fasilitasnya jauh tertinggal dibandingkan stadion yang ada di banyak kota lain di Indonesia. Oleh karenanya Pemko Medan bersama Kementerian PUPR melakukan rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan,” kata Bobby Nasution.

Dikatakan Bobby Nasution, Stadion Teladan dibangun dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) III yang digelar di Kota Medan tahun 1953. Rehabilitasi dan renovasi yang dilakukan, jelasnya, menggunakan dana APBN dan APBD. “Untuk penggunaan APBD akan mulai dilelang awal tahun 2024 dan dilanjutkan dengan pembangunan fisiknya,” jelasnya.

Dengan dilakukannya rehabilitasi dan renovasi ini, kata Bobby Nasution, dapat memberikan sejarah baru bagi Kota Medan. “Kami upayakan agar pengerjaan ini dapat selesai sebelum bulan Oktober 2024 sehingga langsung diresmikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Medan,” ungkapnya.

Jika rehabilitasi dan renovasi selesai dilakukan, bilang menantu Presiden Joko Widodo ini, Pemko Medan akan berkomitmen menjaga Stadion Teladan. Apalagi, imbuhnya, selain kualitas, mutu dan fasilitasnya yang dimiliki menjadi lebih baik. Stadion Teladan juga akan berstandar FIFA pasca rehabilitasi dan renovasi dilakukan.

“Rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan ini sebenarnya sudah dinanti-nanti seluruh masyarakat. Sebab, stadion ini merupakan kebanggaan warga Kota Medan,” paparnya dalam penandatanganan kontrak yang turut dihadiri Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap, Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Topan Ginting, Kadis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Endar Sutan Lubis dan Kepala Bappeda Benny Iskandar.

Sebelumnya, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Essy Asiah berharap, Pemko Medan bersama Kementerian PUPR terus berkolaborasi agar revitalisasi dan renovasi Stadion Teladan yang dilakukan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. 

“Saya ingatkan kualitas dan mutu harus tetap diperhatikan dan dijaga, rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan yang dilakukan harus sesuai standar FIFA,” ungkap Essy Asiah seraya berharap agar revitalisasi ini dapat selesai sebelum bulan Oktober 2024.(JB)

28 Desember 2023

Di Pengajian Akbar Medan Perjuangan, Bobby Nasution: Jaga Kerukunan dan Gunakan Hak Pilih



Aktual24
 net,Medan- Tetap jaga kerukunan dan kekompakan antar sesama menjadi inti pesan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri Pengajian Akbar Kecamatan Medan Perjuangan di Masjid Istiqomah, Jalan Bambu Runcing, Kamis (28/12). Selain bersilaturahmi, pengajian akbar ini digelar untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah warga Kecamatan Medan Perjuangan, terutama sesama umat Muslim. 

Di hadapan ratusan warga yang didominasi kaum ibu tersebut, Bobby Nasution juga menyampaikan permohonan maaf jika warga merasakan kurangnya kenyamanan akibat dari massifnya pembangunan yang dilakukan Pemko Medan. Menantu Presiden Joko Widodo ini berharap agar masyarakat dapat bersabar agar hasilnya bisa dirasakan. 

"Kami melakukannya (pembangunan) secara serentak karena masa kepemimpinan saya dan Pak Wakil Wali Kota berakhir di 2024 sesuai dengan aturan dan ketentuan. Jadi, bisa dibilang, waktu kami singkat sehingga semua harus dilakukan bersamaan. Semoga, kita bisa jadi orang-orang yang bersabar, " kata Bobby Nasution. 

Memasuki masa pemilu, Bobby Nasution selanjutnya mengajak masyarakat untuk  menggunakan hak pilihnya. Sebab, ungkapnya, Kota Medan pernah menjadi kota dengan persentase pemilih terendah di Indonesia. Terkait itu, orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar masyarakat Kota Medan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14 Februari mendatang. 

"Kalau sudah menggunakan hak suara, kita sudah ikut berpartisipasi. Rasanya wajar jika nanti kita minta pemimpin yang terpilih  untuk mendengarkan suara kita. Maka, sangat  disayangkan rasanya kalau hak kita untuk memilih tidak digunakan, " pesannya.

Lantunan shalawat mengiringi kehadiran ayah tiga orang anak lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Pengajian Akbar tersebut. Dengan senyum penuh kehangatan, suami Ketua TP PKK Kota Medan ini membalas setiap sapaan warga, termasuk  permintaan foto bersama dengannya.(JB)

Bobby Nasution Beri Waktu Seminggu Dinas SDABMBK Tuntaskan Masalah Air Bersih


Aktual24 net, Medan- Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan solusi bagi masyarakat di kawasan Jalan Pahlawan yang kesulitan air bersih karena adanya pembangunan drainase yang berpengaruh pada fungsi saluran air di wilayah tersebut. Orang nomor satu di Pemko Medan ini meminta pihak Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) mengupayakan agar saluran air normal kembali minggu ini sekaligus menyediakan air bersih bagi warga selama perbaikan dilakukan.   

Hal ini terungkap saat Bobby Nasution menghadiri Pengajian Akbar Kolaborasi Medan Berkah Kecamatan Medan Perjuangan di Masjid Istiqomah, Kamis (28/12). Waktu itu, ibu-ibu majelis taklim menyampaikan keluhan tentang macetnya air ke rumah mereka akibat pembangunan drainase.

Bobby Nasution pun mempertanyakan soal tersebut kepada Kadis SDABMBK Topan O.P. Ginting yang ikut hadir dalam kegiatan itu. Topan menjawab, terganggunya saluran air akibat adanya pembangunan drainase di kawasan Jalan Pahlawan. 

“Kapan selesainya?” tanya Bobby Nasution. Topan pun menjawab dalam minggu ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PDAM Tirtanadi untuk menyelesaikan masalah ini. 

“Dalam minggu ini ya. Ini hari Kamis, hari Senin sudah bisa?” tanya Wali Kota.

“Siap,” jawab Topan. 

Tidak hanya itu, Bobby Nasution juga meminta selama pekerjaan belum selesai, Dinas SDABMBK menyediakan air bersih kepada warga yang terdampak di lokasi tersebut. 

Dalam pengajian akbar yang diselenggarakan BKMT Medan Perjuangan ini, Bobby Nasution juga mendengarkan keluhan kaum ibu tentang naiknya harga kebutuhan pokok. Dia mengatakan, kenaikan harga ini pengaruh kondisi ekonomi global. 

“Pemko Medan terus berusaha. Setiap pagi, pertama saya minta adalah harga kebutuhan pokok. Itu wajib dilaporkan kepada saya. Jadi mana yang naik, mana yang turun, kenaikannya berapa bisa kita lihat,” ucapnya. 

Bobby Nasution juga menyatakan, jika memang kenaikan harga kebutuhan pokok ini terlalu drastis atau ekstrim, Pemko Medan akan melakukan intervensi pasar.

“Kita buat pasar murah. Tempatnya di Masjid ini  atau di beberapa kelurahan,” ujar Bobby Nasution. 

Tidak lama setelah Bobby Nasution berbicara, azan Zuhur pun berkumandang. Bersama dengan jamaah dan para tokoh masyarakat, dia pun menunaikan Salat Zuhur berjamaah.(JB)

27 Desember 2023

YKI Cabang Medan Berikan Bantuan Paket Sehat kepada 63 Penyintas Kanker


Aktual24 net,Medan- Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Medan menyerahkan bantuan paket sehat bagi 63 orang penyintas kanker yang ada di Kota Medan. Paket sehat yang diberikan itu berupa telur, buah, susu, baju olahraga dan alat jus diharapkan bermanfaat bagi para penyintas kanker selama masa penyembuhan.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua YKI Cabang Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution diwakili Sekretaris YKI Cabang Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman kepada penyintas kanker di Gedung Serbaguna TP PKK Kota Medan, Rabu (27/12). 

Selain bantuan paket sehat, YKI Cabang Kota Medan juga memberikan paket informasi tentang deteksi dini kanker kepada camat se Kota Medan. Dengan demikian para camat dapat mensosialisasikan kepada warga di wilayahnya masing-masing sehingga dapat melakukan pencegahan kanker sejak dini.

Usai memberikan bantuan, Sekretaris YKI Cabang Kota Medan  Ismiralda Wiriya Alrahman berpesan kepada penyintas kanker untuk tidak menyerah dan terus semangat  untuk mengobati penyakitnya tersebut. Sedangkan kepada keluarga,  Ismiralda berharap untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap anggota keluarganya yang terkena kanker. 

"Dukungan keluarga ini sangat penting untuk menjadi penyemangat dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi penyintas kanker," kata  Ismiralda.

Selain itu bilang  Ismiralda, YKI Cabang Kota Medan juga berharap agar para penyintas kanker terus memperhatikan pola hidup sehat, istirahat yang cukup, tetap lakukan aktivitas fisik dengan berolahraga, kelola stres dan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.(JB)

Hadirnya CC Room ITS, Wujudkan Medan Sebagai Smart City



Aktual24 net
, Medan,- CC Room Intelegent Transport Sistem (ITS) mendorong terwujudnya smart city di Kota Medan. Karena hanya dengan satu kamera terpasang memiliki banyak fungsi yang dapat membantu tugas-tugas dari Perangkat Daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat meresmikan CC Room ITS milik Dinas Perhubungan Kota Medan, dijalan Balai Kota Medan, Rabu (27/12).

"Kita ingin benar-benar menjadikan Medan sebagai smart city, bagaimana satu kamera yang terpasang ini bisa memiliki banyak fungsi yang dapat terkoneksi dengan tugas-tugas Perangkat Daerah kita lainya,"kata Bobby Nasution.

Dihadapan unsur forkopimda kota Medan dan pimpinan Perangkat Daerah yang hadir, Bobby Nasution menjelaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus Pemerintah dalam melakukan pembangunan. Agar hasilnya semakin maksimal tentunya harus diiringi dengan peningkatan teknologi.

"Dari teknologi tersebut nantinya kita dapat memantau kepadatan lalu lintas, genangan air, banjir, keadaan cuaca, parkir, smart LPJU dan lainya, teknologi ini akan terus kita kembangkan sehingga nantinya satu kamera yang terpasang juga bisa mendukung kinerja dari forkopimda kita seperti dari Kepolisian, "ujar Bobby Nasution.

Dikatakan Bobby Nasution lagi, ditahun 2023 Pemko Medan secara masif terus melakukan pembangunan. Bobby Nasution menyadari pembangunan yang dilakukan saat ini mengakibatkan kemacetan bagi masyarakat. Meski demikian Bobby Nasution ingin masyarakat bersabar karena pembangunan yang tengah dilakukan akan berdampak baik bagi masyarakat.

"Salah satu upaya untuk mengurai kemacetan tersebut kita sedang membangun underpass dan overpass. Saat ini ada tiga titik yang sedang dikerjakan, dan ditahun depan jumlahnya akan kita tambah lagi,"jelas Bobby Nasution.

Selain pembangunan underpass dan overpass, Bobby Nasution juga menyebutkan ditahun 2024 Pemko Medan akan memiliki armada bus listrik. Transportasi umum ini merupakan yang pertama di kota Medan.

"Degan hadirnya bus listrik ini masyarakat diharapkan menggunakan transportasi umum. Hal ini penting dilakukan sebab ciri utama kota besar di dunia adalah bagaimana masyarakatnya lebih banyak yang menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi,"sebut Bobby Nasution seraya mengatakan untuk tahap uji coba bus listrik ini akan beroperasi dari Medan Johor (J-City) menuju ke Lapangan Merdeka Medan.

Dalam peresmian yang juga di isi dengan pemberian tali asih kepada anak-anak yatim piatu ini, Bobby Nasution kemudian meninjau langsung fasilitas yang ada di CC Room ITS Medan.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar dalam laporanya menyampaikan sebelum dilakukan pembangunan CC Room ITS Medan, jumlah kamera cctv yang terpasang sebanyak 352 unit yang tediri dari 172 unit kamera PTZ dan 180 unit kamera VID.

"Sebelumnya kamera ini difungsikan hanya untuk memantau lalu lintas, namun saat ini kamera cctv tersebut kita kembangkan fungsinya untuk semua unsur seperti pengontrolan smart LPJU, monitoring parkir, pengecekan seluruh personil yang ada di lapangan dan terkoneksi ke public transport,"kata Iswar.

Selain dibidang perhubungan, Iswar juga menyebutkan CC Room ITS Medan ini juga terkoneksi dengan lintas sektoral. Dimana kamera yang yang terpasang mengarah langsung ke sungai.

"Jadi kita dapat memantau ketinggian air sungai, selain itu kita juga dapat memantau cuaca dan arah angin sebagaimana yang ada di BMKG, dan juga memantau keamanan dan ketertiban umum, "pungkasnya menambahkan.(JB)

Penyintas Kanker di Medan dapat Bantuan Paket Sehat dari Kahiyang Ayu

Aktual24 net, Medan- Sebagai bentuk perhatian dan dukungan serta memberikan perlindungan terhadap penyintas kanker, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kota Medan menyerahkan bantuan paket Sehat kepada 63 orang penyintas kanker yang ada di Kota Medan. Bantuan ini pun disambut suka cita dan rasa syukur oleh para penyintas kanker.

Penyerahan bantuan paket sehat ini diberikan Ketua YKI cabang Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution diwakili Sekretaris YKI cabang Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman kepada penyintas kanker di gedung serbaguna PKK Kota Medan, Rabu (27/12/2023). Bantuan tersebut berupa telur, buah-buahan, susu, baju olahraga dan alat pembuat minuman jus.

Selain memberikan bantuan paket sehat untuk penyintas kanker, YKI cabang Kota Medan juga memberikan Paket Informasi tentang Deteksi Dini Kanker kepada Camat se-Kota Medan. Diharapkan paket informasi ini dapat mendeteksi dini masyarakat terhadap kanker melalui informasi yang ada di setiap Kecamatan.

Dalam sambutan tertulis Ketua YKI cabang Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang dibacakan Sekretaris YKI cabang Kota Medan mengatakan penyintas kanker adalah orang yang istimewa, karena mereka adalah Survivor yang mampu melewati masa sulit dalam kehidupannya. Mereka membutuhkan dukungan dari semua pihak baik itu keluarga maupun kerabat karena kanker sebenarnya hanyalah sebatas penyakit dan tidak menentukan kematian.

"Di momentum ini YKI cabang Kota Medan dibawah pimpinan ibu Kahiyang Ayu Bobby Nasution hadir memberikan perhatian bahwa masalah kanker bukan hanya masalah individu atau keluarga yang terkena kanker saja," kata Ismiralda di hadapan yang hadir Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, kadis Kesehatan Taufik Ririansyah dan Camat se- Kota Medan serta pengurus YKI cabang Kota Medan.

Menurut Ismiralda selain memberikan perhatian YKI cabang Kota Medan juga memberikan dukungan baik moral dan material sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya dan juga memberikan lindungan agar mereka yang terkena kanker merasa terayomi sehingga timbul semangat diri untuk mencari solusi terbaik dalam rangka pengobatan maupun peningkatan kualitas hidup penderita kanker.

"Semoga bantuan paket sehat dari YKI cabang Kota Medan ini dapat bermanfaat bagi penyintas kanker yang ada di Kota Medan. Salam dari ibu Ketua YKI cabang Kota Medan untuk semuanya. Semangat terus untuk berjuang dan mengobati penyakitnya. Perhatikan juga pola hidup sehat dan istirahat yang cukup serta lakukan aktifitas olahraga," jelas Ismiralda.

Seorang  penyintas kanker yang menerima bantuan paket sehat, Nurmala Sari warga Kecamatan Medan Barat, mengaku sangat senang dan bersyukur diberikan bantuan ini. Menurut wanita yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga ini bantuan yang diberikan ibu Wali Kota Medan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap penyintas kanker. 

"Saya senang dapat bantuan ini, artinya kami (penyintas kanker) diperhatikan, baik itu secara pribadi maupun kesehatan kami. Terima kasih atas bantuannya," jelas Nurmala Sari yang mengaku mengindap penyakit kanker serviks.

Hal senada juga disampaikan Andri warga Kecamatan Medan Area yang menerima  paket sehat untuk Abang kandungnya yang penyintas kanker. Menurutnya bantuan paket sehat ini sangat bermanfaat bagi abangnya yang kini hanya bisa terbaring di rumah.

"Syukur alhamdulillah sekali ada bantuan ini, bermanfaat untuk Abang saya yang kena kanker. Kini hanya bisa berbaring di rumah," jelasnya.(JB)

26 Desember 2023

Bobby Nasution Bangun Lapangan, Anak-anak Tak Lagi Main Bola di Jalan

Aktual24 net, Medan- Hari menjelang siang saat Mickel dan kawan-kawan bermain bola di lapangan samping SMP Negeri 26 Medan itu. Rona kegembiraan terpancar di wajah anak-anak Kelurahan Belawan Sicanang itu. Mereka berebut menguasai bola di lapangan yang berlokasi pinggir Jalan Pusara Kecamatan Medan Belawan tersebut. 

“Dulu anak-anak itu bermain di jalan. Soalnya lapangan yang ada sekarang ini masih rawa-rawa,” ucap Charles Rikardo Siahaan, warga Lingkungan 10, Kelurahan Belawan Sicanang, kemarin.

Jalan tempat anak-anak bermain ini, lanjutnya, banyak dilintasi oleh kendaraan bermotor. Akibatnya, bukan hanya pengendara yang terganggu, warga juga cemas sekaligus tidak nyaman. Risiko kecelakaan pun mengancam anak-anak. 

Memang, ada taman tidak jauh dari lokasi tersebut. Namun, di taman yang terletak di persimpangan Jalan Pusara itu menganga sebuah kolam yang membahayakan keselamatan anak-anak.

“Kami berterima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution mengubah rawa-rawa di samping SMP Negeri 26 ini menjadi lapangan. Anak-anak tidak lagi bermain di jalan, sudah ada lapangan,” ungkap warga Medan bagian Utara itu.  

Charles menuturkan, pembangunan lapangan ini berawal dari dialog yang antara warga dengan Bobby Nasution. “Waktu kampanye pada Pilkada Medan, Pak  Bobby Nasution berjanji akan berkantor di Medan bagian Utara. Setelah terpilih janjinya itu dipenuhi. Pak Wali Kota Bobby Nasution berkantor di sini.” 

Saat berkantor di Medan bagian Utara, lanjutnya, Bobby Nasution langsung berdialog dengan masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan.  Dalam dialog yang berlangsung pada 7 Oktober 2022 itu warga menyampaikan berbagai aspirasi. 

“Waktu itu, anak-anak juga dapat kesempatan menyampaikan keinginannya,” sebut Charles.

Mickel merupakan salah seorang anak yang mendapat kesempatan mengungkapkan keinginannya. Dia memberanikan diri meminta lapangan bola kepada Bobby Nasution.  

“Aku yang minta lapangan bola waktu Pak Wali Kota datang kemari,” aku Mickel yang dibenarkan kawan-kawannya. 

Dia menceritakan, waktu itu Bobby Nasution meminta anak-anak menyampaikan permintaan 

“Kata Pak Wali waktu itu, siapa anak-anak yang punya permintaan? Akulah maju, minta lapangan bola di samping SMPN 26. Dijadikan Bapak itulah,” ucapnya siswa SMPN 26 itu bangga. 

Selain lapangan di samping SMP Negeri 26 itu, Bobby Nasution juga membenahi taman yang ada di persimpangan Jalan Pusara. Kolam besar yang mengancam keselamatan anak-anak telah pula ditimbun. Di taman itu juga telah dibangun lapangan futsal.

Mickel dan kawan-kawannya juga sering bermain di lapangan futsal itu. Bahkan, sebutnya, dia dan kawan-kawan juga pernah ikut turnamen yang digelar di lapangan futsal itu. 

Sri Wahyuni, warga yang tinggal tidak jauh dari lapangan futsal mengaku, masyarakat kini tenang mengizinkan anak bermain. Soalnya, sesuai dengan keinginan masyarakat, Bobby Nasution sudah membenahi lapangan itu. Apalagi, lanjutnya, di taman itu sudah terbangun pula lapangan futsal. 

“Anak-anak bisa leluasa bermain di lapangan sekarang. Kita, orang tua, pun jadi tenang,” ungkapnya.(JB)

25 Desember 2023

Pastikan Ibadah Malam Natal Aman dan Damai, Bobby Nasution Bersama Pj Gubsu Tinjau Sejumlah Gereja

Aktual24 net,Medan- Di tengah hujan deras mengguyur Kota Medan sejak pagi, bersama Pj Gubernur Sumut Hasanuddin, Wali Kota Medan Bobby Nasution serta unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan meninjau sejumlah gereja di Kota Medan yang tengah melaksanakan kegiatan ibadah Misa Malam Natal, Minggu (24/12). Selain gereja, sejumlah Pos Terpadu dan Pos Pengamanan (Pos Pam) Polrestabes Medan juga turut ditinjau.

Peninjauan bertajuk Patroli Perayaan Malam Natal yang dilakukan ini sebagai upaya yang dilakukan Pemprov Sumut, Pemko Medan, Polri dan TNI untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang tengah melaksanakan ibadah di malam Natal tersebut.

Ada pun sejumlah gereja yang ditinjau di antaranya Gereja HKBP Sudirman Jalan Sudirman, Gereja Katedral Jalan Pemuda, GBKP Km. 4 Padang Bulan dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Maranatha Jalan S Parman untuk memastikan pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal berjalan aman dan lancar.

Begitu tiba di GBKP Km. 4 Padang Bulan, rombongan disambut dengan penuh suka cita dan antusias oleh para jemaat. Diiringi lagu Mejuah-juah, rombongan masuk ke dalam gereja sembari menyapa seluruh jemaat.

Dalam sambutannya, Pj Gubsu Hasanuddin  mengatakan, kondisi kamtibmas perayaan malam Natal di Kota Medan berjalan aman dan terkendali. Dirinya juga menyampaikan rasa gembira karena masyarakat Kota Medan dapat melaksanakan ibadah di malam Natal dengan tenang dan damai.

“Kita berkeliling mengunjungi gereja-gereja untuk melihat pelaksanaan ibadah Natal berjalan sangat aman. Kalau begini semua, maka kita pasti akan tenang melaksanakan ibadah. Atas nama Pemerintah dan pribadi, saya mengucapkan selamat Hari Natal 2023, sambutlah dengan penuh bersuka cita,” kata Hasanuddin.

Sebelumnya, Pj Gubsu dan Bobby Nasution beserta unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan mengawali pelaksanaan patroli dari Pos Terpadu Lapangan Benteng. Setelah itu menuju Pospam Jalan Ir Juanda, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Bukit Barisan serta Jalan Stasiun Kereta Api.

Lalu, Pos Pam Jalan Pulau Penang (Pos Pam Kereta Api), Jalan Balai Kota, Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto (Pos Pam Carrefour), Jalan Iskandar Muda, Jalan Jamin Ginting, Jalan S Parman dan berakhir di Jalan Pengadilan (Pos Terpadu Lapangan Benteng). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan seluruh personil untuk siap memberikan pengamanan.(JB)

Bersama Pj Gubsu, Wali Kota Medan Serahkan Bingkisan Kepada Petugas Pos PAM Natal dan Tahun Baru

Aktual24 net,Medan-  Jelang perayaan Natal 2023, Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama dengan Pj. Gubsu, Hassanuddin menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di Pos PAM Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang berlokasi di jalan Gatot Subroto Medan atau tepatnya di depan pusat perbelanjaan Carrefour, Minggu (24/12) malam.

Bingkisan yang diserahkan tersebut sebagai bentuk ungkapan terimakasih dan apresiasi kepada para petugas yang dengan penuh tanggung jawab berjaga melakukan pengamanan.

Selain menyerahkan sejumlah bingkisan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama Pj. Gubsu, Hassanuddin juga mengecek kondisi dan kesiapan para petugas dalam melakukan pengamanan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 nantinya.

Meski dalam kondisi hujan, di malam itu Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama rombongan lainya juga tetap melakukan patroli bersama guna memastikan Misa Malam Natal 2023 berlangsung dengan tenang dan aman.

Dalam patroli tersebut, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengunjungi Gereja dan juga Pos PAM Natal dan Tahun Baru yang tersebar di beberapa titik di kota Medan.(JB)

24 Desember 2023

HUT ke-53 TVRI Sumut, Bobby Nasution: Era Globalisasi dan Digitalisasi Tantangan Sekaligus Peluang







Aktual24 net,Medan -Era globalisasi dan digitalisasi tantangan bagi TVRI Sumut untuk tetap relevan, berinovasi, dan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Seiring dengan itu, terbuka pula peluang untuk terus berkembang, meraih pemirsa baru, dan meningkatkan kualitas sebagai sumber informasi yang lebih kuat serta berdaya saing. 

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Medan, Arrahmaan Pane pada perhelatan Panggung Hiburan Rakyat HUT ke-53 TVRI Sumut, Sabtu (23/12) malam.  

Pada kegiatan yang dihadiri Pj Gubsu Hassanudin diwakili Staf Ahli Gubsu Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Effendi Pohan, Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Iman Brotoseno, Kepala Stasiun TVRI Sumut Tahrizal, dan segenap perwakilan komunitas itu, Arrahmaan mengungkapkan, sinergi antara pemerintah daerah dengan TVRI bisa menjadikan LPP ini sebagai alat efektif dalam memajukan kehidupan masyarakat dan mempromosikan potensi daerah. 

“Dan ingat, peran pemirsa juga kekuatan utama,” sebut Arrahmaan dalam kegiatan yang digelar di halaman Stasiun TVRI Sumut itu. 

Arrahmaan menilai, melalui siaran berkualitas, informasi akurat, dan program unggulan selama 53 tahun  TVRI Sumut telah menjadi jendela dunia yang menyajikan informasi, hiburan, dan edukasi. Selain itu, lanjutnya, TVRI Sumut juga mengakomodasi aspirasi masyarakat dan mempromosikan potensi budaya daerah di Sumut. 

Dalam kesempatan itu, Arrahmaan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan karyawan TVRI Sumut yang telah bekerja keras melaksanakan program-program bermutu. 

“Akhirnya, Selamat Ulang Tahun ke-53 TVRI Sumut. Perjalanan ini bukti ketekunan, inovasi, dan komitmen untuk terus menjadi pelopor dalam memberikan informasi akurat, mendidik, dan menghibur masyarakat Sumut,” ucapnya.

Senada, Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno mengungkapkan terima kasih atas pencapaian TVRI Sumut dalam 53 tahun ini. 

Dia menyebutkan, TVRI Sumut merupakan stasiun ketiga yang didirikan setelah TVRI Jakarta dan Jogjakarta. Dapat pula dikatakan, TVRI Sumut termasuk tonggak penyebaran informasi sampai ke pelosok negeri. 

“Mari dengan semangat kebersamaan kita terus memberikan kontribusi kepada masyarakat. Mari bersama melaksanakan program yang inovatif dan relevan,” ajaknya. 

Panggung Hiburan Rakyat yang disiarkan langsung ini dimeriahkan artis ibukota Fitri Carlina. Selain itu panggung juga disemarakkan oleh penampilan Lebah Begantong, Aidil KDI, Dimas KDI, Dewangga, Edi Amor, Duo Naga, Win Akbar, dan MDC Dancer. Suasana relijius dan mengharukan juga mencuat saat Juara I Dai Cilik TVRI 2023, Syafiq Athariz Pasa naik panggung menyampaikan tausyiah tentang pemimpin.(JB)

23 Desember 2023

Bobby Nasution Support UMKM di Nusa Dua Heritage







Aktual24 net,Medan - Para pelaku UMKM yang mandah dari sekitaran Kesawan ke Nusa Dua Heritage yang bertempat di halaman Eks Rumah Sakit Tembakau Deli resah. 

Mereka resah sebab lokasi mereka berjualan akan direnovasi oleh pemilik tempat tersebut yakni PTPN II. Para pedagang khawatir jika mereka akan digusur dan tak boleh berjualan lagi. 

Mendengar kondisi tersebut, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution langsung memboyong Kepala Dinas Koperasi dan UMKM untuk memastikan hal tersebut. 

Di lokasi, Bobby Nasution langsung menemui para pedagang dan berdialog.  Awalnya pedagang sempat menanyakan prihal larangan berjualan di kawasan Kesawan. 

"Memang sudah diatur dalam Perda. Tapi kan kita sudah carikan lokasi lain supaya temen-temen UMKM tetap bisa berjualan. Ini di sini Alhamdulillah ada yang mau memberi tempat di Nusa Dua ya," kata Bobby. 

Bobby berharap agar komunikasi yang baik tetap dikedepankan agar tidak anarkis. "Programnya usulkan mau gimana, itu komunikasi saja yang bagus sama pengelola. Ini kan mau direnovasi, ya semoga cepat selesainya dan temen-temen  kembali bisa berjualan," lanjut Bobby. 

Namun sejumlah pedagang masih khawatir jika mereka tak bisa lagi berdagang di kawasan tersebut. "Karena memang jumlah yang mau jualan membludak. Sehingga dari pihak pengelola keberatan," kata salah satu pedagang. 

Bobby kembali memberi nasehat, agar semua permasalahan bisa diatasi dengan komunikasi yang baik. (JB)


Hadiri Natal PWI Sumut, Bobby Nasution : Bantu Wujudkan Suasana Sejuk dan Damai


 Aktual24 net,Medan-  Seluruh insan pers diharapkan dapat menjadi penyejuk dalam setiap kondisi, terutama memasuki tahun politik. Sebab, media ataupun wartawan memiliki peran penting yang sangat menentukan terciptanya kedamaian dan kerukunan melalui karya-karya jurnalistik yang dihasilkan. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyampaikan harapan tersebut saat menghadiri Perayaan Natal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara Tahun 2023 di Danau Toba Hotel, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (21/12) malam. 

"Peran wartawan sangat menentukan. Jadi, kami berpesan, agar kiranya teman-teman wartawan bisa turut membantu menjaga dan mewujudkan suasana yang sejuk dan damai di tahun-tahun politik saat ini," kata Bobby Nasution dalam Perayaan Natal yang mengusung tema "Mari Kita Jaga Kedamaian Jelang Pemilu 2024" tersebut. 

Selanjutnya, di hadapan keluarga besar PWI Sumut, Bobby Nasution juga mengajak agar keberagaman yang dimiliki Kota Medan senantiasa menjadi alasan untuk menjaga dan tetap rukun antar sesama. Terkhusus, imbuhnya, bagi umat Kristiani agar selalu menebar cinta kasih kepada siapapun. 

"Lewat Perayaan Natal ini, kita maknai agar cinta kasih yang Tuhan beri dan ajarkan bisa ditumbuhkan, dihidupkan dan sebarkan bagi sesama walau dalam kondisi apapun dan kepada siapapun. Itu lah cerminan umat beragama di Kota Medan," imbuhnya. 

Didampingi Kadis Kominfo Kota Medan Arrahman Pane dan Kadis Lingkungan Hidup Suryadi Panjaitan, pria kelahiran 5 Juli 1991 ini pun mengaku jika di tahun ini, Pemko Medan telah melaksanakan Safari Natal di 30 gereja di semua wilayah di Kota Medan. Sebelumnya, Safari Natal hanya dilakukan di 15 gereja saja. 

"Alasan kami adalah, agar lebih banyak kami mengetahui kondisi-kondisi yang dihadapi warga, jemaat dan gereja. Misalnya, jalan rusak, drainase dan perbaikan gereja. Dari situ lah salah satu cara kita hadir untuk menjawab persoalan yang dihadapi," terangnya. 

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution juga menyerahkan bantuan bagi sejumlah panti asuhan di Kota Medan. Dengan penuh kehangatan, ayah tiga orang anak lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) itu pun menyahuti setiap sapaan dan permintaan swafoto yang ditujukan padanya.(JB)

Bobby Nasution :Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan


Aktual24 net,Medan- Wali Kota Medan Bobby Nasution menginginkan Kelurahan Nelayan Indah yang berada di Kecamatan Medan Labuhan atau lebih dikenal dengan sebutan Kampung Nelayan menjadi pusat olahan ikan.

"Kami menginginkan wilayah kita yang dikenal kampung nelayan ini ke depannya menjadi kampung olahan ikan. Kami percaya masyarakat disini akan mampu untuk mewujudkannya," kata Bobby Nasution di sela-sela penyerahan simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Nelayan di lapangan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP), jalan Chaidir, Nelayan Indah, Medan Labuhan, Jumat (22/10/2023).

Menurut Bobby Nasution, Kampung Nelayan Indah yang saat ini para suaminya bekerja sebagai pencari ikan. Oleh karena itu para ibu-ibu harus bisa menjadi wanita tangguh yang dapat mengolah ikan menjadi produk unggulan.

"Ini harus dapat terwujud. Jika kampung Nelayan Indah ini menjadi pusat olahan ikan, kami janji nantinya Pemko Medan akan memprogramkan nya. Kami percaya ibu-ibu disini memiliki keinginan dan kemampuan menjadikan kampung ini sebagai kampung olahan ikan," Sebut Bobby Nasution.

Sebelumnya Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk 2.500 Nelayan, Sertifikat Basic Safety Training untuk anak Nelayan, serta menyerahkan bantuan pangan cadangan Beras pemerintah (BP-CBP) untuk 81.538 warga yang secara simbolis dibagikan kepada 300 warga.

Dikatakan Bobby Nasution, bantuan yang diberikan  ini adalah upaya Pemko Medan dalam memberikan yang terbaik untuk seluruh warganya termasuk semua profesi apapun itu dengan anggaran yang dimiliki Pemko Medan.

"Selain memperhatikan kesejahteraan masyarakat, kartu BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada nelayan ini bertujuan agar mereka ketika menjalankan profesinya merasa lebih aman dan nyaman," Ujar Bobby Nasution.

Bobby Nasution menjelaskan, banyak manfaat yang diperoleh Nelayan dan keluarganya dari Kartu BPJS Ketenagakerjaan ini. Diantaranya jika terjadi kecelakaan kerja nelayan sampai harus dirawat di rumah sakit dan tidak dapat berkerja, maka akan mendapatkan santunan. 

"Selain itu jika nelayan saat bekerja terjadi musibah yang mengakibatkan nelayan tersebut meninggal dunia, maka disamping mendapatkan santunan, anaknya juga akan ditanggung biaya pendidikannya sampai dengan kuliah," pungkas Bobby Nasution yang hadir didampingi Asisten Ekbang Agus Suriyono, Kadis Ketahanan Pangan, Perikanan dan Kelautan, Gelora KP Ginting dan Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir.

Dalam pertemuan yang dihadiri Perwakilan Provinsi Sumut, Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan, Perum Bulog dan Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan(BPPP) serta Ketua HNSI Kota Medan, serta para Nelayan dan Warga yang tinggal di Kampung Nelayan Indah, Bobby Nasution melakukan dialog dan tanya jawab. Selain itu Bobby Nasution juga memberikan bantuan kepada warga yang memiliki usaha dalam pengolahan ikan.

Ramadhani, seorang Warga Nelayan Indah yang mendapatkan  bantuan Rp 5 juta rupiah dari Bobby Nasution mengaku sangat senang bisa mendapatkan tambahan modal usaha. Menurut ibu yang memiliki usaha pengolahan ikan menjadi kerupuk ini, produk  usahanya sudah berjalan satu tahun lebih.

"Saya sangat senang mendapatkan bantuan untuk usaha dari Pak Bobby Nasution, banyak- banyak terima kasih saya sampaikan. Tidak menyangka saya mendapatkan bantuan ini, pastinya sangat bermanfaat sekali bagi usaha saya. Saat ini produk ikan asin kerupuk saya sudah ada di toko maupun grosir, serta kantor Camat sebagai produk UMKM," ujarnya.

Sementara itu Kadis Ketahanan Pangan Perikanan dan Kelautan Kota Medan, Gelora KP Ginting, dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan pemberian Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan ini adalah guna memberikan  jaminan perlindungan sosial bagi nelayan kota Medan agar para nelayan ketika melakukan aktivitas usaha menangkap ikan dapat di cover untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Ada sebanyak 2.500 nelayan yang ada di kota Medan kita berikan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu penyerahan sertifikat Basic Safety Training bagi anak nelayan agar dapat meningkatkan kapasitas mereka dan pembekalan bagi mereka tentang pengetahuan dasar keselamatan bekerja terutama saat bekerja di laut," jelas Gelora KP Ginting.

Gelora KP Ginting menambahkan, dalam kegiatan ini juga disalurkan BP -CBP kepada 81.538 warga yang secara simbolis diserahkan bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada 300 warga terutama di Kelurahan Nelayan Indah. 

"BP-CBP ini bertujuan sebagai upaya untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, gizi buruk dan mengendalikan dampak inflasi," sebutnya.(JB)

Wali Kota Medan Dinobatkan Sebagai Tokoh Peduli Budaya








Aktual24 net, Medan- Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Medan memberikan penghargaan sekaligus menobatkan Wali Kota Medan, Bobby Nasution sebagai tokoh peduli budaya. Penghargaan tersebut diterima Bobby Nasution saat menghadiri Rapat Kerja 2 dan Deklarasi Pemilu Damai 22 Tokoh Adat Kota Medan yang diprakarsai Forkala Medan di RAZ Hotel And Convention, jalan Dr. Mansyur, Sabtu (23/12).

Dalam acara yang juga di isi dengan penandatanganan deklarasi pemilu damai tersebut, Bobby Nasution memberikan apresiasi kepada Forkala Medan yang telah menyelenggarakan kegiatan seperti ini.

Meskipun dikatakan Bobby Nasution tidak ada ditemukan ancaman perpecahan dalam penyelenggaraan pemilu nanti, namun Forkala Medan tetap harus bisa menjaga nama baik kota Medan dengan mengantisipasi adanya perpecahan antar etnis dalam pemilu.

"Forkala harus mengambil peran dalam menjaga nama baik kota Medan. Apabila kota Medan selalu dalam keadaan damai maka kita dapat mendukung terwujudnya Indonesia emas di tahun 2045,"kata Bobby Nasution.

Dalam acara tersebut Bobby Nasution juga mengajak seluruh pengurus Forkala Medan untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu mendatang. Karena hak pilih yang digunakan akan menentukan calon pemimpin terbaik untuk bangsa Indonesia.

"Dalam pemilu 2024 diprediksi kota Medan akan mencatat sejarah sebagai kota dengan partisipasi masyarakat yang  tinggi. Oleh sebab itu mari sama-sama kita gunakan hak pilih kita dalam pemilu nanti,"ajak Bobby Nasution.

Diakhir sambutanya Bobby Nasution kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoax dan menjelek-jelekan pasangan calon yang ada.

"Semua harus bisa kita jaga, tugas kita dalam pemilu nanti hanya datang ke TPS, pilih, lalu pulang, jangan pernah kita menjelek-jelekan paslon yang ada"pesannya.(JB)

Bus Sekolah Gratis Pemko Medan Ringankan Biaya Pendidikan Anak


Aktual24 net,Medan- Bus sekolah gratis Pemko Medan di Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, mengurangi biaya pendidikan anak. Beroperasinya bus dengan rute Simpang Sicanang – Lapangan Sicanang Lingkungan 19 ini memangkas biaya transportasi untuk pergi-pulang sekolah. 

“Mamak sama Bapak bilang baguslah ada bus sekolah karena mengurangi anggaran ongkos angkutan,” ujar Asta Juliana Agustina Tampubolon, siswa kelas VIII SMPN 26 Medan yang berlokasi di Lingkungan 19 Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan, Kamis (21/12) di sekolahnya.

Pengakuan serupa juga diungkapkan teman sekolahnya, Gipta Chelsi Ginting. Gipta mengaku kedua orang tuanya senang karena adanya bus sekolah yang mengantarnya pergi dan pulang sekolah. 

Kedua remaja ini tinggal di seputaran Simpang Sicanang. Jarak antara rumah mereka dengan SMPN 26 Medan relatif jauh. Sebelum ada bus sekolah, mereka harus mengeluarkan ongkos angkutan umum untuk pergi-pulang sekolah. Tarif angkutan umum dari Simpang Sicanang ke sekolahnya Rp3000. Artinya, untuk pergi dan pulang biaya yang harus dikeluarkan Rp6.000. 

Sejak adanya bus sekolah mereka tidak perlu lagi naik angkutan umum. Setiap pagi mereka tinggal berjalan sedikit ke Simpang Sicanang dan di sana telah ada bus sekolah yang mengantar mereka ke sekolah. 

“Pulangnya naik bus itu juga. Dari sekolah diantar ke Simpang Sicanang,” ungkap Gipta. 

Kedua remaja ini mengaku tidak pernah telat pergi maupun pulang sekolah. Selain nyaman dan ber-AC, supir bus-nya juga selalu datang tepat waktu.

Secara terpisah, Kepala SMPN 26 Medan, Mangara Tua Panjaitan, mengatakan, bukan siswa SMPN 26 Medan yang bisa menggunakan bus ini. Siswa SD, SMP, maupun SMA lainnya dapat menumpang ke bus ini sesuai dengan rute  yang telah ditetapkan. 

“Pak Wali Kota Bobby Nasution mengatakan, bus ini tidak khusus siswa SMPN 26, tetapi untuk semua pelajar yang ada di Sicanang, mulai SD, SMP, dan SMA. Ini adalah bentuk perhatian Pak Bobby Nasution pada pendidikan dan warganya,” ungkap Mangara.

Dia menerangkan, bus sekolah ini beroperasi setiap hari sekolah. Tiap pagi, tepatnya pukul 06.15 WIB, supir telah menjemput bus yang diparkirkan di SMPN 26 ini. Kemudian bus akan bergerak dengan rute Lapangan Sicanang Lingkungan 19 - Simpang Sicanang dan sebaliknya sebanyak tiga.  

“Siangnya juga tetap tiga kali. Tetapi jika ada acara rapat atau ujian disesuaikan waktunya,” terang Mangara. 

Menurutnya, bus sekolah ini bukan hanya membantu orang siswa dari sisi pengeluaran biaya angkutan umum. 

“Adanya bus ini juga membuat suasana kondusif dalam belajar. Siswa yang rumahnya jauh tidak telat lagi masuk sekolah,” sebutnya.

Dia mengatakan, ada 100 siswanya yang memanfaatkan bus ini. Pihaknya tidak pernah membatasi siswa yang ingin naik bus ini. Sepanjang rumahnya di luar atau seputaran Simpang Sicanang, siswa bisa memanfaatkan bus ini.  

Menyinggung soal perawatan dan honor supir bus, Mangara mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan biaya.

“Pembiayaan bus dan supir tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan. Kami hanya memanfaatkan, tidak keluar biaya sedikit pun,” ungkapnya. 

Saat ini sudah tiga bus sekolah gratis yang disediakan Pemko Medan. Selain di Kelurahan Belawan Sicanang ini, Wali Kota juga menyediakan bus sekolah gratis di Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan yang diparkirkan di SMPN 44, dan Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan di SMPN 32.(JB)



Jelang Nataru, Tim Gabungan Pemko Medan Monitoring Makanan Kadaluarsa








Aktual24 net,Medan- Menjelang Natal dan Tahun Baru 2024, tim Gabungan Pemko Medan melakukan monitoring terhadap distribusi makanan dan minuman kadaluarsa di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan, Jumat (22/12/2023). Selain melakukan pengawasan makanan, Tim gabungan juga memastikan ketersediaan bahan pangan dan sembako di kota Medan cukup untuk menyambut hari besar keagamaan tersebut.

Monitoring ini dilakukan Tim Gabungan Pemko Medan yang dipimpin Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kasat Pol PP Rakhmat Harahap di Berastagi Supermarket, Jalan Gatot Subroto Medan. Tim gabungan terdiri dari Diskopukmperindag Kota Medan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketapang, Perikanan dan Kelautan, Satpol PP kota Medan dan Dinas Kominfo Kota Medan. 

Saat melakukan monitoring Kasat Pol PP Rakhmat Harahap bersama Kadis Kesehatan Taufik Ririansyah serta tim gabungan lainnya langsung melihat satu persatu tanggal kadaluwarsa atau expired date makanan dan minuman yang ada di etalase, mulai dari makanan kemasan dan minuman kaleng.

Tim gabungan juga mengecek produk olahan dan aneka makanan laut yang dibekukan di supermarket tersebut. Dari hasil monitoring tim gabungan tidak adan menemukan produk yang melewati tanggal kadaluwarsa serta memastikan stok pangan cukup.

Kasat Pol PP Kota Medan Rakhmat Harahap, mengungkapkan kegiatan hari ini kita lakukan pengecekan swalayan terhadap barang makanan dan minuman yang kadaluarsa jelang perayaan Natal dan tahun Baru 2024. Selain itu kita juga melakukan pengecekkan ketersediaan barang ataupun sembako agar stoknya cukup untuk masyarakat kita yang akan merayakan natal dan tahun Baru.

"Kita lakukan pengecekan apakah ada barang makanan dan minuman yang dijual expired date. Dari hasil pengecekan ternyata tidak ada ditemukan makanan kemasan dan minuman serta produk olahan yang kadaluarsa," jelas Kasatpol PP.

Menurut Rakhmat Harahap, kegiatan ini juga merupakan tindaklanjut dari arahan Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Surat Edaran Mendagri bagaimana kita harus mempersiapkan kesiapsiagaan kita terhadap keamanan dan ketertiban umum termasuk kebutuhan bahan pokok. Artinya bagaimana kenyamanan masyarakat yang merayakan natal dan tahun Baru dapat terjaga dengan baik.

"Ini merupakan bagian bagaimana Pemko Medan bisa menjamin ketersediaan bahan pokok untuk kelancaran Natal dan tahun Baru 2024," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Diskopukmperindag Benny Iskandar diwakili Katim Perindustrian mengungkapkan stok kebutuhan pokok di kota Medan jelang Natal dan tahun Baru 2024 cukup dan aman.

"Sembako dan bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya Beras, namun dapat diantisipasi  dengan digelarnya pasar murah. Untuk kebutuhan pokok seperti Cabai merah sempat naik, namun saat ini sudah turun kembali di harga Rp 35 ribu satu kilonya," jelasnya.(JB)

22 Desember 2023

Terima Kasih Atas Bantuan yang Diberikan, Pak Bobby


 Aktual24 net,Medan- Rona kegembiraan terpancar jelas dari wajah ratusan warga yang berkumpul di Lapangan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan Jalan Chaidir, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (22/12). Sebab, pagi menjelang siang itu mereka menerima Simbolis Asuransi Nelayan (Kartu BPJS Ketenagakerjaan), Sertifikat Pelatihan Basic Safety Training (BST) dan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) dari Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Saking gembiranya, warga yang didominasi kaum ibu tersebut tidak mempedulikan lagi hujan deras yang mengguyur lokasi tempat penyerahan tersebut. Sebab, bantuan yang diberikan menantu Presiden Joko Widodo itu dinilai sangat bermanfaat bagi warga yang umumnya berprofesi sebagai nelayan tersebut.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, Pak Bobby. Semoga bapak senantiasa diberi Allah SWT kesehatan dan kekuatan. Sukses selalu ya, Pak Bobby,” teriak salah seorang ibu gembira dan penuh suka cita usai menyaksikan Bobby Nasution menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah warga tersebut.

Dalam acara yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan tersebut, Bobby Nasution memberikan Asuransi Nelayan (Kartu BPJS Ketenagakerjaan) kepada 2.500 orang nelayan. Kemudian, menyalurkan BP-CBP kepada 81.538 warga penerima manfaat dan sertifikat pelatihan Basic Safety Training (BST) kepada 24 orang anak nelayan tersebut.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menjelaskan, bantuan yang diberikan ini sebagai upaya Pemko Medan untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh warga, termasuk semua profesi yang ada. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat tersentuh meski tidak seluruhnya karena keterbatasan wewenang dan anggaran,” kata Bobby Nasution.

Di hadapan Kadis Kelautan dan Perikanan Sumut Hamdan Sukri Siregar, Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Kota Medan Ahmad Ridloudin, Wakil Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumut M Riyadh, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Gelora KP Ginting dan Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir Tambusai, Bobby Nasution memaparkan, pemberian Asuransi Nelayan (Kartu BPJS Ketenagakerjaan) ini sebagai salah satu wujud untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan pemberian kartu ini untuk menjamin  para nelayan merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan aktivitasnya dalam menangkap ikan. Artinya, para nelayan yang mendapatkan kartu ini telah dicover untuk jaminan kecelakaan kerja maupun jaminan kematian saat para nelayan menjalankan profesinya menangkap ikan,” ungkapnya.

Terkait dengan pemberian BP-CBP, orang nomor satu di Pemko Medan ini menjelaskan, guna membantu warga penerima manfaat sekaligus menangani kerawanan pangan, kemiskinan, gizi buruk sekaligus mengendalikan dampak inflasi.

“Sedangkan pemberian sertifikat pelatihan BST dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas anak nelayan. Sebelumnya, mereka telah dibekali pengetahuan dasar-dasar keselamatan kerja sehingga dapat bertindak dan menghindari bahaya ketika nanti bekerja di laut,” terangnya seraya menambahkan Pemko Medan akan terus berupaya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.

Usai memberikan bantuan, Bobby Nasution selanjutnya memberikan sejumlah pertanyaan terkait ikan dengan jawaban yang humoris. Bagi ibu-ibu yang dapat menjawab pertanyaan, suami Ketua TP PKK Kota Medan ini menyediakan handphone atau sepeda. Tawaran itu pun langsung disambut antusias ibu-ibu yang hadir. Dari tiga orang yang berhasil menebak, mereka umumnya minta hadiah handphone.

Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Gelora KP Ginting menjelaskan, tujuan digelarnya kegiatan ini untuk memberikan jaminan perlindungan sosial bagi para nelayan Kota Medan. “Ada sebanyak 2.500 nelayan yang diberikan Asuransi Nelayan (Kartu BPJS Ketenagakerjaan),” jelas Gelora.

Tidak hanya Asuransi Nelayan, jelas mantan  Kabag Ortala dan Camat Medan Tuntungan ini, juga diberikan sertifikat pelatihan BST kepada 24 orang anak nelayan serta penyerahan BP-CBP kepada 81.538 warga penerima manfaat. “Semoga bantuan yang diberikan Pak Wali ini dapat membantu dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan beserta keluarganya,” harap Gelora.(JB)

Tutup Pelatihan TMT, Bobby Nasution: Peserta Siap dan Mumpuni Terjun ke Dunia Kerja


Aktual24 net,Medan- Tidak hanya pembangunan secara fisik, pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga terus dilakukan Pemko Medan lewat program-program yang dihadirkan. Tujuannya, agar Kota Medan yang merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia ini memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten. 

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menutup Pelatihan Tailor Made Training (TMT) dan Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2023 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Pelatihan (BBPVP) di Jalan Gatot Subroto Medan, Jum'at (22/12). 

Bobby Nasution mengungkapkan,  peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan kini bisa dianggap mumpuni. Sebab, imbuhnya, selain ilmu, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai pertanda atau bukti asli bahwa pernah mengikuti pelatihan keterampilan. 

"Teman-teman di sini, kami anggap sudah bisa, siap dan mumpuni untuk terjun ke dunia kerja. Ilmu dan sertifikat yang dimiliki bisa jadi nilai jual yang digunakan karena diakui secara legalitas, " kata Bobby Nasution didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Medan. 

Meski demikian, tidak hanya siap memasuki dunia kerja, nantinya, Bobby Nasution juga berharap seratusan peserta yang telah mengikuti pelatihan juga siap menciptakan lapangan kerja. "Mimpinya harus tinggi, " imbuhnya memberi semangat para peserta yang telah 20 hari mengikuti pelatihan tersebut. 

Terakhir, menantu Presiden Joko Widodo ini berpesan kepada perangkat daerah terkait agar senantiasa membuka diri, membantu dan mendampingi peserta yang seluruhnya merupakan warga Kota Medan tersebut. "Jangan kita tinggalkan. Dampingi teman-teman ini untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan, " pesannya. 

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution juga menyerahkan bantuan peralatan bersama Baznas Sumut dan izin usaha perorangan. Sebelum meninggalkan lokasi, Bobby Nasution juga tampak berbincang dengan para peserta yang menghampirinya seraya berswafoto bersama.(JB)