Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Iklan

Slider

Tag Terpopuler

25 April 2024

Rutan Kelas 1 Medan Mengadakan Rapat Internal Persiapan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke 60


Aktual24 net, Medan - Dalam rangka menyambut puncak perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60 Tahun 2024, Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumatera utara Rudy F. Sianturi memimpin secara langsung rapat persiapan Upacara sekaligus Syukuran HBP ke-60, bertempat di aula Muliadi Rutan Kelas 1 Medan, Rabu 24 April 2024.

Rudy F Sianturi, mengatakan pada awak Media ,Bahwa kegiatan Tabur Bunga akan dilaksanakan di Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan pada Hari Kamis 25 April 2024 Pukul 07.30 WIB. Sementara itu, Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke 60 Tahun 2024 Kemenkumham RI, dilaksanakan di Rutan Kelas 1 Medan pada tanggal 27 April 2024 Pukul 07.30 WIB.

“Rapat yang kita laksanakan ini penting untuk  memantapkan persiapan, dan juga menyatukan persepsi serta visi dan misi dalam menyukseskan pelaksanaan puncak kegiatan Hari Bakti Pemasyarakatan”, ujar Bapak Rudy F. Sianturi.

“Pada akhirnya rapat HBP ke-60 ini diharapkan dapat sesuai seperti apa yang diharapkan serta menjadi momentum untuk memberikan dampak langsung dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik,” tutup Rudy.

Rapat tersebut juga dirangkaikan dengan persiapan Launching buku Menuju Pemasyarakatan yang PASTI BERDAMPAK Bagi Hidup, Kehidupan oleh Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan.(JB)

Karutan Kelas I Medan Bantah Rekaman Pungli


Aktual24 netMedan - Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Medan, Nimrot Sihotang membantah dengan tegas dugaan adanya pungutan liar (pungli) pengurusan bebas bersyarat terhadap narapidana di Rutan. Bantahan ini menyusul rekaman diduga pungli yang beredar.

“Itu hoaks. Saya tegaskan rekaman itu tidak benar. Sudah gak zaman lagi seperti itu. Sebab, saat ini kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan masyarakat terutama dalam bidang pelayanan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM),” kata Nimrot, Selasa (25/3/2024).

Oleh karena itu, Ia meminta kepada masyarakat jangan mudah tergiring dengan opini atau isu yang belum tentu kebenarannya. Apabila masyarakat ada menemukan dugaan pungli atau hal lainnya yang merugikan, ia meminta silahkan laporkan.

“Silahkan bagi masyarakat melaporkan apabila ada menemukan atau menjadi korban dugaan pungli di Rutan Kelas I Medan, kita siap menindaklanjuti dan akan kita tindak tegas perbuatan tersebut apabila terbukti,” tegasnya.

Selain memberikan pelayanan berbasis HAM kepada warga binaan, lanjut dikatakan Nimrot, pihaknya di bulan Ramadhan 1445 H, juga mendukung puluhan warga binaan di Rutan Klas I Medan mengikuti pelatihan menjadi seorang dai.

“Nantinya, warga binaan yang mendapat pelatihan akan memberikan tausiah kepada warga binaan lainnya,” sebutnya.

Pelatihan menjadi seorang da'i ini sendiri, kata Nimrot, berawal dari diskusi sejumlah warga binaan yang melihat banyaknya kegiatan keagamaan di lingkungan Rutan Kelas I Medan.

“Harapan kita nantinya, apabila warga binaan ketika sudah pulang, mereka punya bekal hidup dan mudah berinteraksi dengan masyarakat, sehingga mereka tidak mengulangi lagi pidana yang sama,” pungkasnya.(*Jb)

Implementasikan Prinsip Otda, Insya Allah  Pemimpin Kewilayahan Dicintai Masyarakat


Aktual24 net, Medan - Seluruh jajaran Pemko Medan terkhusus camat dan lurah diharapkan dapat menanamkan dan menjalankan prinsip-prinsip otonomi daerah (otda) yang ada. Dengan demikian masyarakat dapat merasakan kehadiran Pemko Medan di tengah – tengah mereka.

Harapan ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman saat memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVIII di halaman Kantor Wali Kota Medan, Kamis (25/4).

“Prinsip otda sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Apalagi, pemerintah merupakan pelayan masyarakat itu sendiri. Mudah-mudahan kalau kita dapat terus mengimplementasikan prinsip otda tersebut, insya Allah pemimpin di kewilayahan dapat menjadi pemimpin yang dicintai oleh masyarakatnya,” kata Aulia.

Upacara yang mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat” ini turut dihadiri para asisten, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, camat, lurah serta jajaran ASN di lingkungan Pemko Medan.

Upacara peringatan Hari Otda ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Setelah itu pembacaan teks Pancasila diikuti seluruh peserta upacara. Pembacaan Sejarah singkat terbentuknya otda menjadi pamungkas upacara yang berlangsung tertib dan penuh khidmat tersebut.

Sebelumnya, Aulia Rachman membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dikatakannya, perjalanan kebijakan otda selama lebih dari seperempat abad merupakan momentum yang tepat bagi semua untuk memaknai kembali arti, filosofi dan tujuan dari otda.

“Otda merupakan hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dengan Filosofi Otonomi Daerah Dilandaskan pada Prinsip-prinsip Dasar yang Tertuang dalam pasal 18 UUD 1945,” ungkapnya.

Berangkat dari prinsip dasar inilah, kata Aulia, otda dirancang untuk mencapai 2 (dua) tujuan utama termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi. Dari segi tujuan kesejahteraan, imbuhnya, desentralisasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah yang bersangkutan (endogenous development) serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan (sustainable).

“Pembagian urusan pemerintahan menjadi urusan pemerintahan konkuren atau urusan yang dapat dikelola bersama antara Pusat, Provinsi dan/atau Kabupaten/Kota menuntut Pemerintah Daerah untuk mampu mengartikulasikan kepentingan masyarakat dan mengimplementasikan kepentingan tersebut ke tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif, transparan dan akuntabel serta responsif,” pungkasnya.(JB)

MTQ Korpri Kota Medan 2024 Digelar, Jadikan Al Qur’an Pedoman Setiap Ambil Tindakan dan Keputusan

Aktual24 net, Medan - Dalam rangka mengembangkan kemampuan membaca Al Qur’an dengan baik dan benar sekaligus memahami serta mengamalkan makna yang terkandung di dalamnya, Korpri Kota Medan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Masjid Al Musaabiqin Kantor Wali Kota Medan, Kamis (25/4). Diharapkan, event pemuliaan kita suci Al Qur’an yang dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Inspektur Kota Medan Sulaiman Harahap ini, dapat membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan tuntutan Al Qur’an.

Dihadapan sejumlah pimpinan perangkat daerah yang masuk dalam kepengurusan Korpri Kota Medan, dewan juri serta peserta MTQ, Sulaiman mengungkapkan, sebagai bagian dari Korpri Kota Medan, dirinya  mengajak untuk menjadikan momentum MTQ ini guna meningkatkan profesionalisme dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu sebagai pribadi, anggota masyarakat maupun ASN dapat menjadikan Al Qur’an  sebagai pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.

“Selain itu saya juga mengajak semua untuk menjadikan setiap ayat Al Qur’an yang didengar dapat dijadikan sebagai pelajaran hidup yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari. Setiap lantunan ayat suci Al Qur’an yang didengar harus menjadi pendorong semangat kita untuk terus meningkatkan kualitas iman dan takwa,” kata Sulaiman membacakan sambutan tertulis Wali Kota Medan.

Selanjutnya, menantu Presiden Joko Widodo mengajak seluruh peserta dan hadirin yang datang untuk bersama – sama memanjatkan doa kepada Allah SWT sehingga  pelaksanaan MTQ ini dapat berjalan dengan lancar serta mendapatkan berkah dari-Nya.

“Semoga Allah SWT memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua, agar kita senantiasa dapat menjadi hamba yang saleh dan berbakti kepada-Nya. Sedangkan bagi semua pihak yang telah memberikan dukungan, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang kita lakukan tersebut,” harapnya.

Sebelumnya, Kadispora Kota Medan sekaligus Ketua Panitia MTQ Korpri Kota Medan tahun 2024 Damikrot Harahap dalam laporannya menjelaskan, sebanyak 24 peserta yang merupakan anggota Korpri Kota Medan mengikutinya. Dikatakannya, tahun ini hanya dimusabaqah 6 cabang/golongan yang diikuti lebih dari 1 orang peserta.

“Tujuan MTQ Korpri Kota Medan tahun 2024 yang kita gelar untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan merealisasikan ajaran agama dalam masyarakat sesuai dengan tuntunan Al Qur’an,” jelas Damikrot.(JB)

24 April 2024

Dishub Medan Tertibkan 96 Jukir Liar di Kota Medan


Aktual24 net,Medan - Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggelar penertiban juru parkir (jukir) liar bersama pihak Sabhara dan Samapta pada Minggu (21/4/2024). Hasilnya, sebanyak 96 jukir liar di Kota Medan berhasil diamankan.

"Kemarin, Dishub Medan bersama rekan-rekan dari Sabhara dan Samapta kembali melakukan razia jukir liar di sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Hasilnya, 96 jukir liar berhasil kita amankan," ucap Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, Senin (22/4/2024).

Dikatakan Iswar, jukir-jukir liar tersebut ditertibkan karena kedapatan mengutip retribusi parkir pada lokasi-lokasi yang belum menerapkan sistem parkir elektronik (e-Parking).

"Tegas Pemko Medan nyatakan bahwa pengutipan retribusi parkir hanya boleh dilakukan di kawasan e-Parking dengan sistem pembayaran non tunai atau cashless. Sementara untuk ruas-ruas jalan yang belum menerapkan e-Parking, tidak lagi dikutip retribusi parkir atau resmi digratiskan," ujarnya.

Dengan digratiskannya retribusi parkir di Kota Medan pada kawasan-kawasan konvensional atau non e-Parking, sambung Iswar, maka tidak boleh lagi ada pengutipan retribusi parkir di kawasan konvensional.

"Maka jelas yang mengutip retribusi parkir di kawasan non e-Parking adalah pelaku pungli. Oknum yang melakukan pengutipan tersebut pun kita pastikan sebagai jukir liar," katanya.

Kembali ditegaskan Iswar, pengutipan retribusi parkir di Kota Medan hanya dilakukan di kawasan e-Parking dengan petugas jukir yang dilengkapi dengan tanda pengenal.

"Pembayarannya pun wajib secara cashless. Bila ada jukir e-Parking yang meminta retribusi parkir secara tunai, maka masyarakat jangan mau membayarnya dan laporkan kepada petugas kita," tegasnya.

Iswar menjelaskan, 96 jukir liar yang terjaring hasil operasi penertiban Dishub Medan beserta pihak Sabhara dan Samapta tersebut kini telah di proses di Polrestabes Kota Medan.

"96 jukir liar itu saat ini di proses di Polrestabes Medan. Saat ini, jukir-jukir tersebut menginap di Polrestabes Medan," tutupnya.
(JB)

Bobby Nasution Harapkan Pelatihan Kompotensi Pengadaan Barang/Jasa Level-1 Lahirkan SDM Kompeten


Aktual24 net, Medan - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengharapkan Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Level-1 di Lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2024 melahirkan SDM kompeten, mampu bekerja sesuai peraturan,  efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel. 

Harapan itu disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Medan, Sutan Tolang Lubis, saat mewakili Wali Kota saat membuka kegiatan di Hotel LePolonia, Selasa (23/4) tersebut. 

"Mudah-mudahan dengan bertambahnya keahlian saudara setelah mengikuti pelatihan ini nilai indeks prestasi untuk pelayanan pengadaan barang/jasa Pemko Medan yang selama ini telah cukup baik dapat ditingkatkan guna mendorong percepatan pembangunan Medan," ungkap Sutan. 

Sutan mengatakan, peserta pelatihan antara lain kepala dinas, sekretaris, kabag, kabid, camat, dan lurah di  lingkungan Pemko Medan ini berperan penting dalam memberhasilkan proses pengadaan barang/jasa.

Dia mendorong peserta dapat memanfaatkan kehadiran narasumber bertanya seluas-luasnya mengenai proses pengadaan barang/jasa, terutama tentang ketentuan penyusunan spesifikasi dan Harga Perkiraan  Sendiri dan tata pengadministrasiannya. 

"Hal ini sangat penting, karena kita menyadari bahwa apa yang tertulis dengan implementasi sesungguhnya di lapangan memiliki dinamika yang tidak jarang menjadi kendala serta hambatan dalam proses pengadaan barang/jasa," sebutnya dalam kegiatan yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Medan itu. 

Sebelumnya, Kabid Pengembangan SDM BKPSDM Harry Agus Perdana, melaporkan, pelatihan ini diikuti 120 orang yang dibagi tiga angkatan. 

Kegiatan ini, lanjutnya, berlangsung 13 hari. Dia merincikan, 10 hari pembelajaran mandiri pada 18 sampai 28 hari, 2 hari pembelajaran tatap muka 24 sampai 24 April, dan 1 hari Uji Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa pada 25 April 2024. 

Dia menambahkan, tenaga pengajar/fasilitator dalam kegiatan ini yakni Dr. Fahrurrazi, M.Si., Wijaya Hasrimi, S.T., M.T., dan Benny Rojeston Marnaek Nainggolan. 

Ketiga fasilitator ini, sebutnya, berasal dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI.(JB)

22 April 2024

Pelaksanaan Lomba Kelurahan Tingkat Kota Medan Dimulai


Aktual24 net, Medan -Pemko Medan kembali melaksanakan perlombaan Kelurahan Tingkat kota tahun 2024. Di hari ini, Rabu (22/4/24) tahapan pelaksanaan lomba Kelurahan tingkat Kota Medan dimulai dengan penilaian Administrasi yang digelar di ruang rapat III,Kantor Wali Kota Medan.

Penilaian Administrasi yang berlangsung selama lima hari sampai tanggal 26 April 2024 ini menghadirkan 21 Kelurahan yang mewakili Kecamatan masing-masing sesuai dengan keputusan Camat yang ditetapkan sebagai pemenang pertama lomba Kelurahan  di tingkat Kecamatan.

Dalam tahapan penilaian Administrasi,  setiap kelurahan menyampaikan tentang potensi Kelurahan terkait dengan capaian PBB, capaian WRS, keunggulan dan inovasi serta ekspose  TP PKK Kelurahan, kemudian dinilai oleh Tim penilai yang terdiri dari Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan. 

Kabag Tata Pemerintahan, Subhan Fajri Harahap mengatakan kegiatan penilaian kelurahan ini rutin dilakukan tiap tahun, dan merupakan bagian dari manajemen tata kelola pemerintah kelurahan. Dalam lomba ini dinilai apakah Pemerintah Kelurahan sudah  sesuai dengan program yang ada, apakah pemerintahan kelurahan sudah berjalan kaidah-kaidah pemerintah dan pelayanan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.

"Lomba Kelurahan tingkat Kota Medan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan program kerja pemerintah Kelurahan terhadap peningkatan lembaga masyarakat serta untuk meningkatkan motivasi dan swadaya masyarakat di tingkat kelurahan", kata Subhan.

Dijelaskan Subhan pelaksanaan lomba Kelurahan ini terdiri dari dua tahapan yakni penilaian Administrasi dan Cek lapangan yang akan dilakukan pada tanggal 29 April 2024. "Selanjutnya 21 Kelurahan dari masing-masing Kecamatan ini setelah dinilai akan ada 6 Kelurahan yang akan masuk ke tahap selanjutnya dan diantara Kelurahan tersebut  akan ditetapkan sebagai pemenang lomba" ,jelasnya.

Adapun Kelurahan yang mengikuti lomba Kelurahan tingkat Kota Medan ini adalah Kelurahan Padang Bulan(Medan Baru), Kelurahan Pasar Merah Timur (Medan Area), Kelurahan Silalas (Medan Barat), Kelurahan Timbang Deli (Medan Amplas), Kelurahan Sicanang (Medan Belawan), Kelurahan Mabar (Medan Deli, Kelurahan Tegal Sari Mandala I (Medan Denai), Kelurahan Helvetia Tengah (Medan Helvetia), Kelurahan Titi Kuning (Medan Johor), Kelurahan Teladan Barat (Medan Kota), Kelurahan Sei Mati (Medan Labuhan), Kelurahan Kampung Baru (Medan Maimun).

Selanjutnya Kelurahan Tanah Enam Ratus (Medan Marelan), Kelurahan Sei Putih Barat (Medan Petisah), Kelurahan Anggrung (Medan Polonia), Kelurahan Sei Kera Hilir II (Medan Perjuangan), Kelurahan Beringin (Medan Selayang), Kelurahan Tanjung Rejo (Medan Sunggal), Keluarga Tembung (Medan Tembung) dan Kelurahan Pulo Brayan Darat I (Medan Timur) serta Kelurahan Mangga (Kecamatan Medan Tuntungan).(JB)

18 April 2024

Gratiskan Parkir Konvensional, Hendra DS Nilai Kebijakan Pemko Medan Keliru


Aktual24 net, Medan - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) menggratiskan biaya parkir tepi jalan umum yang tidak menerapkan E-Parking atau konvensional merupakan tindakan yang keliru. Sebab, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar akan hilang dan dinikmati oknum tertentu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Hanura-PDI-PPP (HPP) DPRD Medan Hendra DS (foto) kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Selasa (16/4/2024) menyikapi digratiskannya Parkir manual di Kota Medan.

Dikatakan Hendra DS, kendati Pemko Medan mengumumkan parkir manual tepi jalan digratiskan atau tidak menerima lagi PAD dari retribusi parkir tersebut. Namun kenyataannya pemilik kendaraan yang parkir di tepi jalan tetap saja bayar bagi petugas dilapangan sebagai jasa parkir.

“Memang bukan kewajiban bagi pemilik kendaraan tetapi dengan sukarela tetap saja bayar kepada oknum sebagai jasa karena sudah membantu menata parkir dan menjaga kendaraan di lapangan,” ungkap Hendra.

Tentu, dengan kondisi demikian, uang jasa parkir tadi akan jatuh kepada oknum tertentu. “Berarti kebijakan itu menguntungkan oknum dan merugikan Pemko,” terang Hendra.

Ditegaskan Hendra lagi, petugas atau pengamat parkir di tepi jalan bukan hanya sekedar mengutip uang parkir. Tetapi ikut berjasa mengatur dan menata parkir sehingga terhindar kesemrawutan lalu lintas di Kota Medan.

Ditambahkan Hendra DS yang juga Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan itu, adapun alasan Pemko menggratiskan parkir manual karena banyaknya kebocoran PAD dari pelaksanaan parkir manual dinilai tidak tepat.

“Bila ada dugaan kebocoran PAD maka pengawasan yang perlu ditingkatkan. Dan perlahan parkir manual diganti menjadi E Parkir. Bukan digratiskan, ini tidakan yang tergesa gesa maka patut dievaluasi kembali. Artinya PAD jangan di Nol kan. Kalau tak mau bocot iya diawasi,” tegas Hendra anggota Komisi IV DPRD Medan yang membidangi perparkiran itu.

Hendra mengaku sebelumnya mendukung kebijakan Pemko itu bila dibarengi pengawasan yang maksimal. Karena apabila tidak diawasi maka tentu akan dinikmati oknum tertentu.

Sebagaimana diketahui, terhitung Selasa, 2 April 2024 , Pemko Medan secara resmi menggratiskan biaya parkir di seluruh lokasi yang tidak menerapkan sistem elektronik parking (e-parking) atau konvensional (manual). Pada saat bersamaan, seluruh Surat Perintah Tugas (SPT) Pengawas di lokasi parkir konvensional juga sudah ditarik.

Kepala Dinas Perhubungan Medan, Iswar Lubis, melalui keterangannya Selasa (2/4/2024) dengan adanya kebijakan itu, tidak ada lagi pembayaran parkir secara uang tunai atau cash.

“Jika ada pengutipan parkir di lokasi parkir konvensional atau yang bukan e-parking, maka itu praktik pungli, Jika ada yang mengaku jukir dengan menggunakan badge di lokasi-lokasi parkir konvensional, itu jukir liar, ” tegasnya.

Iswar menekankan, sehubungan dengan kebijakan itu, Pemko Medan hanya menerima PAD sektor parkir yang dibayarkan melalui e-parking dari lokasi-lokasi yang sudah menerapkannya. Disebutkannya, sampai saat ini terdapat 145 lokasi di Medan yang sudah menerapkan sistem e-parking.

Iswar mengakui kebijakan ini mungkin sedikit ekstrim. Namun, lanjutnya, langkah ini diambil untuk meluruskan hal yang menyimpang dan efisiensi. Menurutnya, kebijakan ini bentuk keberpihakan Pemko Medan kepada masyarakat. 

“Kami sudah mempertimbangkan, ternyata uang masyarakat yang masuk dari sektor parkir yang menggunakan sistem manual atau menggunakan uang cash tidak sepenuhnya masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga lebih bagus tidak usah sama sekali,” ungkapnya. (JB) 

Dengan adanya kebijakan ini, lanjut Iswar, mulai hari ini sistem parkir di Medan hanya ada sistem e parking pada lokasi-lokasi sudah yang ditetapkan.

“Dan di lokasi-lokasi e-parking itu hanya ada pembayaran non tunai. Apabila ada pemungutan uang tunai kami nyatakan itu pungli,” tandasnya. (BR)

17 April 2024

Jalan Bahagia Selesai Diperbaiki, Masyarakat Mengaku Puas Dengan Hasil Kerja Wali Kota Medan


Aktual24 net, Medan - Masyarakat jalan Bahagia, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota mengaku puas dengan hasil perbaikan jalan yang dilakukan Pemko Medan. Ini juga menjadi bukti keseriusan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam melakukan pembangunan infrastruktur di Kota Medan. 

Hal tersebut diungkapkan seorang warga jalan Bahagia, Sri Fatmawati saat ditemui dirumahnya, Rabu (17/4).

"Semenjak diaspal jalan bahagia ini semakin bagus, jalananya rapi dan nyaman, saya cukup puas dengan kerja pak Wali Kota,"kata Sri Fatmawati.

Sri Fatmawati yang telah tinggal dijalan Bahagia sejak tahun 80'an tersebut mengaku baru pertama kali merasakan jalan ini diaspal sebagus ini. Bahkan menurutnya lebar jalanya juga bertambah sehingga semakin memberikan kenyamanan bagi masyarakat untuk beraktifitas.

"Semenjak tinggal disini baru sekarang ini saya merasakan jalan bahagia diaspal sebagus ini, Kemarin jalan ini sempat rusak, tapi sekarang semenjak selesai diaspal sudah bagus, tidak ada lagi abu, nyaman lah untuk berjualan ataupun beraktifitas lainya,"ujarnya.

Untuk itulah Sri Fatmawati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang telah mendengarkan keluhan masyarakat.

"Terimakasih Pak Bobby, jalan kami sudah bagus, sudah cantik, sudah oke,"pungkasnya.

Seperti yang diketahui Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan telah menyelesaikan perbaikan jalan Bahagia, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, atau tepatnya mulai dari simpang jalan H.M Joni sampai simpang jalan Jati II. Jalan tersebut diperbaiki dengan cara diaspal sepanjang 201 meter dengan lebar 3.8 meter.(JB)

Dishub Medan Razia Pungli Parkir

Aktual24 net, Medan - Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan Medan bekerja sama dengan Polrestabes, Rabu (17/4) melakukan razia pengutipan liar (pungli) parkir di lokasi parkir konvensional yang telah digratiskan Pemko Medan. Selain itu, aksi ini juga untuk memastikan penerapan pembayaran non tunai di lokasi parkir elektronik.

Penertiban kali ini, Dinas Perhubungan beraksi di dua titik lokasi, yakni di seputaran Jalan Iskandar Muda dan M.T. Haryono. Di seputaran Jalan Iskandar Muda, tim penertiban melakukan penyisiran di Jalan Wahid Hasyim, Abdullah Lubis, Gajah Mada, dan Sei Batang Hari.  Sedangkan di seputaran Jalan M.T. Haryono tim bergerak di Jalan Asia, Sutrisno, Thamrin, Kapten Jumhana, Sutomo, dan Sumatra.

Dari dua lokasi tersebut, tim menjaring masing-masing 10 juru parkir liar. Para juru parkir ini memungut parkir secara tunai atau tidak menggunakan alat pembayaran secara elektronik. 

Koordinator Lapangan E Parkir Dinas Perhubungan Medan, Y Lasse, saat ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan, razia ini dilakukan guna menindaklanjuti kebijakan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang menggratiskan parkir di lokasi-lokasi parkir konvensional. 

“Kita razia juru parkir yang melakukan pemungutan di lokasi-lokasi parkir konvensional,” ucapnya didampingi Kasubnit 1 Patroli Samapta Polrestabes Medan, Ipda Sidik Prasetyo.   

Selain itu, tim juga melakukan pengawasan di lokasi-lokasi parkir elekronik guna memastikan pembayaran dilakukan secara non tunai. “Kami lakukan pemeriksaan apakah jukir di parkir elektronik mempunyai peralatan pembayaran elektronik yang baik serta hanya menerima pembayaran secara non tunai.”

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembayaran parkir secara tunai,” imbaunya.

Lasse menegaskan, penertiban ini akan terus berlanjut agar kebijakan Pemko Medan menggratiskan parkir di lokasi-lokasi konvensional dan pemberlakukan parkir elektronik berjalan dengan baik.  

Sebagaimana diberitakan, terhitung Selasa (2/4/2024), Pemko Medan secara resmi menggratiskan biaya parkir di seluruh lokasi yang tidak menerapkan sistem elektronik parking (e-parking) atau konvensional (manual). Dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi pembayaran parkir secara uang tunai atau cash. 

“Jika ada pengutipan parkir di lokasi parkir konvensional atau yang bukan e-parking, maka itu praktik pungli, Jika ada yang mengaku jukir dengan menggunakan badge di lokasi-lokasi parkir konvensional, itu jukir liar,” tegas Kadis Perhubungan Iswar Lubis saat mengumumkan kebijakan tersebut beberapa waktu lalu.  

Iswar mengakui kebijakan ini mungkin sedikit ekstrim. Namun, lanjutnya, langkah ini diambil untuk meluruskan hal yang menyimpang dan efisiensi. Menurutnya, kebijakan ini bentuk keberpihakan Pemko Medan kepada masyarakat.  

“Kami sudah mempertimbangkan, ternyata uang masyarakat yang masuk dari sektor parkir yang menggunakan sistem manual atau menggunakan uang cash tidak sepenuhnya masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkapnya.(JB)

14 April 2024

Kakanwil Kemenkumham Pimpin Acara Serah Terima Kalapas Pancur Batu

Aktual24 net, Medan - Kakanwil Kemenkumham Sumut  dan HAM Sumatera Utara, Mhd. Jahari Sitepu, memimpin acara Pisah Sambut sekaligus Serah Terima Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu. Haposan Silalahi menyerahkan tanggung jawabnya kepada Kriston Napitupulu yang di tunjuk sebagai Plt. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu, Sabtu, 13 April 2024.

Dalam sambutannya, Mhd. Jahari Sitepu menyampaikan bahwa promosi dan mutasi Jabatan adalah suatu hal yang wajar, dan merupakan hal biasa yang memang harus di lakukan sebagai bagian dari sebuah di namisasi suatu Organisasi. Ia juga mengapresiasi kontribusi Haposan Silalahi selama menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu.

“Terima kasih kepada Haposan Silalahi atas prestasinya selama memimpin selama kurang lebih 4 Tahun 3 Bulan. Saya minta kepada Kriston Napitupulu yang menggantikan agar membuat prestasi yang lebih baik dari sebelumnya dan meningkatkan kinerja berkelanjutan, bangun lagi komunikasi terhadap APH dan Mitra Kerja. Terapkan 3 Kunci Pemasyarakatan Maju + Back to Basic,” ujar Jahari.

Haposan Silalahi mengemban Jabatan baru sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Papua Barat.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Divisi Pemasyarakatan, Rudy Fernando Sianturi, Kepala Divisi Administrasi, Sahata Marlen Situngkir dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Maju Amintas Siburian, Karutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang, Karutan Perempuan Medan, Netty Ernawati Siahaan serta seluruh Pegawai Lapas Pancur Batu. (Ragusta/BR)

12 April 2024

1289 Warga Binaan Mendapat Remisi 25 Orang Langsung Bebas

Aktual24 net, Medan - Khusus hari Raya Idul Fitri 2445-H/2024-M. Sebanyak 1289 orang warga binaan yang beragama Islam Rutan Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut terima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024 dan 25 orang diantaranya langsung bebas. Rabu (10/04/2024).

Penyerahan remisi dilaksanakan di Lapangan Rutan Kelas I Medan setelah pelaksanaan Sholat Ied selesai, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Mytrando Indra Tuju, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan (Kasi Yantah) Rutan I Medan, Ronny S. Hutapea, Kepala Subseksi Administrasi Dan Perawatan (Kasubsi Adper), Nico B Nainggolan, menyerahkan SK remisi secara simbolis kepada perwakilan warga binaan, dengan rincian 511 orang menerima remisi 15 hari, 734 orang menerima remisi 1 bulan, 15 orang menerima remisi 1 bulan 15 hari, 4 orang mendapat remisi 2 bulan, dan 25 orang dinyatakan langsung bebas. Dengan total 1289 orang.

Kasi Yantah Rutan Kelas I Medan, Ronny S. Hutapea menyampaikan, “Pemberian remisi kepada warga binaan bukan diberikan secara cuma cuma oleh pemerintah, namun merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi warga binaan yang telah bersungguh sungguh mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis pemasyarakatan dengan baik dan terukur, program pembinaan yang saudara jalani saat ini merupakan sebuah sarana untuk mendekatkan saudara kepada kehidupan masyarakat, kedepannya diharapkan aturan hukum dan norma norma yang berlaku di masyarakat dapat internalisasi dalam diri saudara dan menjadi bekal mental, spiritual dan sosial saat saudara kembali ke masyarakat dikemudian hari”. Ujar Ronny.

Ronny juga menambahkan bahwa pemberian remisi itu merupakan hak warga binaan, semua prosesnya sudah sesuai dengan ketentuan, dan semua itu gratis.

“Kami memastikan bahwa pemberian remisi kepada warga binaan adalah bagian dari hak mereka yang diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semua proses pemberian remisi ini dilaksanakan dengan transparansi dan kepatuhan penuh terhadap regulasi yang ada, tanpa memungut biaya apapun”. Tambah Ronny.

“Saya ucapkan selamat bagi warga binaan Rutan Kelas I Medan yang mendapatkan remisi tahun ini, tunjukan sikap dan perilaku yang lebih baik lagi dalam mengikuti seluruh tahapan proses kegiatan program pembinaan yang akan datang, khususnya warga binaan yang memperoleh kebebasan untuk kembali ke tengah masyarakat. 

Selamat menjalin kebersamaan dengan lingkungan masyarakat, jadilah insan pribadi yang baik, hiduplah dalam tata nilai kemasyarakatan, taat hukum, mulailah berkontribusi secara aktif dalam pembangunan melanjutkan perjuangan hidup, dan penghidupan sebagai warga negara, anak bangsa dan anggota masyarakat di lingkungan tempat tinggal saudara”. pinta Jahari.

Pemberian remisi menjadi hak setiap warga binaan diharapkan dapat memotivasi untuk terus berbuat baik selama menjalani masa pidana, serta menjadi insan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat, ujarnya. (Ragusta/BR)

11 April 2024

Khusus Hari Raya Idul Fitri 1445-H/2024-M. Terima Remisi 509 Narapidana


Aktual24 net, Medan Labuhan - Sebanyak 509 Orang Narapidana Rutan Labuhan Deli Terima Remisi Khusus di Hari Raya Idul Fitri 1445-H/2024-M, pada Rabu 10 April 2024  Kanwil Kemenkumham, Labuhan Deli.

Lebaran Idul Fitri merupakan momen yang dinantikan oleh warga binaan, dimana terdapat pengurangan masa pidana/remisi khusus (RK) yang di lakukan pada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli. Kanwil Kemenkumham Sumut, 509 Orang Warga Binaan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa Remisi Khusus Idul Fitri.

Acara diadakan Bertempat di Aula Moralitas Lt. 2 Rutan Labuhan Deli. Kegiatan Acara Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri ini dihadiri oleh Kepala Rutan, Erwin F. Simangunsong yang mewakili Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Pawer Siahaan, didampingi Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan, Jonathan Biloro, Kepala Seksi Pengelolaan, Boniek Juventus serta jajaran Staf Register. 

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Remisi Khusus Idul Fitri yang kemudian Pembagian SK Remisi khusus hari raya Idul Fitri 1445-H dilakukan secara simbolis oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Pawer Siahaan yang ditandatangani secara elektronik oleh Dirjen PAS. Narapidana yang mendapatkan remisi khusus adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan dan perundangan yang berlaku.

Dalam sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly yang disampaikan oleh Kasi. Pelayanan Tahanan menyampaikan Hari ini adalah hari kemenangan bagi umat muslim di seluruh Indonesia. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah hari ini memberikan remisi khusus dan pengurangan masa pidana.

Pemberian remisi ini menjadi wujud nyata dari sikap negara sebagai reward yang senantiasa selalu berusaha berbuat baik dan kembali menjadi anggota Masyarakat yang berguna. Akhir kata saya ucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445- H mohon maaf lahir dan batin.

Semoga kiranya Tuhan yang Maha Kuasa selalu mengiringi keinginan luhur kita dengan limpahan rahmat dan karunia-Nya,” Jelas Menkumham.

Rekapitulasi Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1445- H di Rutan Kelas I Labuhan deli ini terdiri dari Remisi Khusus (RK) I yang diberikan kepada narapidana sebanyak 509 Orang, dengan besaran remisi 15 hari sebanyak 178 orang, remisi 1 bulan sebanyak 328 orang dan remisi 1 bulan 15 hari sebanyak 3 orang. Rekapitulasi Pemberian Remisi Khusus Idul Fitri ini juga akan disampaikan secara langsung kepada Warga Binaan dengan menempelkan Hasil Rekapitulasi pada Papan Informasi di dalam blok hunian Rutan.

Kepala Rutan, Erwin F. Simangunsong mewakili Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Pawer Siahaan berharap remisi yang di dapat merupakan acuan bagi warga binaan agar menjadi lebih baik lagi hingga kemudian saat mereka kembali ke masyarakat, mereka dapat diterima oleh masyarakat dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.(Ragusta/BR)




1.302 WB Dapat Remisi dari Rutan Kelas I Pada Hari Raya Idul Fitri

Aktual24 net, Medan  - 1.302 warga binaan (WB) Rutan Klas I Medan diusulkan untuk mendapatkan remisi pada Hari Raya Idul Fitri 1445-H/2024-Mc.

Apabila usulan tersebut dikabulkan, maka sebanyak 25 warga binaan akan langsung bebas dari jeruji besi.

Dikatakan Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang, bahwa terhadap warga binaan yang mendapatkan remisi khusus I sebanyak 1277 orang.

Sementara, terhadap warga binaan yang mendapatkan remisi khusus II atau langsung bebas sebanyak 25 orang.

Rekap usul Remisi Khusus (RK) Idul Fitri tahun 2024 di Rutan Klas I Medan per hari ini, rinciannya RK I sebanyak 1.277 warga binaan, kemudian ada RK II sebanyak 25 yang angsung bebas,” kata Nimrot, Rabu (3/4/2024).

Nimrot menjelaskan, bahwa yang mendapatkan usulan remisi Hari Raya Idul Fitri adalah warga binaan yang beragama Islam. 

Selain itu, terdapat juga warga binaan yang telah memenuhi persyaratan. 

“Yang mendapatkan remisi itu khusus yang beragama IsIam ya karena mereka merayakan Idul Fitri. Tentunya mereka warga binaan yang sudah memenuhi persyaratan, salah satunya ialah berkelakuan baik,” ucapnya. 

Ia berharap, agar usulan tersebut nantinya dapat disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

Sementara, terhadap warga binaan yang akan mendapatkan remisi, Nimrot berpesan agar kelak dapat menjalankan kehidupan dengan lebih baik.

Semoga disetujui seluruhnya, agar mereka yang sudah diberikan remisi bisa kembali ke keluarga dan menjalani hidup dengan baik setelah bebas dari Rutan Klas I Medan, harapnya. (Ragusta/BR)

Apel Siaga 3+1 Berantas Halinar Jelang Peringatan HBP Ke-60

Aktual24  net,Medan -  Rutan Kelas I Medan mengikuti Apel Siaga 3+1 Berantas Halinar  hal Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60 Tahun 2024 yang diselenggarakan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, Jum'at (5/4/2024)

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.Kpr), Mytrando Indra Tuju beserta Staff KPR mengikuti Acara yang berlangsung di Lapangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, yang dihadiri oleh Jajaran petugas lapas dan instansi terkait.

Pembina apel Kepala Kantor Wilayah Kanwil Kemenkumham Sumut, Mhd. Jahari Sitepu, yang memberikan arahan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan yang hadir. 

Dalam arahannya, Mhd. Jahari Sitepu menekankan pentingnya kewaspadaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Beliau juga mengapresiasi dedikasi dan komitmen para petugas dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, tetap pegang teguh 3 (tiga) kunci pemasyarakatan maju + back to basic saat anda semua menjalankan tugas. 

Lakukan mitigasi terhadap seluruh kemungkinan yang dapat terjadi. “Pemasyarakatan PASTI Berdampak” menjadi tema peringatan HBP tahun ini.

“Bekerjalah dengan profesional dan berintegritas, bekerjalah sebagai sebuah tim yang solid serta apabila ditemukan kendala segera komunikasikan dengan pimpinan. Jadikan momentum peringatan HBP yang ke-70 ini untuk semakin memantapkan langkah dalam mengabdi pada bangsa dan negara,” ujar Jahari.

Selepas melaksanakan apel kegiatan dilanjutkan dengan razia pada blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), hal ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk menjaga kondisi Lapas tetap kondusif.

Jahari memimpin jalannya razia, barang sitaan tersebut langsung dimusnahkan selepas kegiatan razia selesai dilaksanakan. Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Divisi Pemasyarakatan, Rudi Fernando Sianturi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Maju Amintas Siburian, perwakilan Satuan Kerja Pemasyarakatan Medan sekitar serta perwakilan BNN Provsu, Polsek dan Koramil setempat. (Ragusta/BR)

08 April 2024

Bobby Nasution Bersama 500 Anak Yatim Dhuafa Belanja Pakaian dan Perlengkapan Lebaran


Aktual24 net, Medan - Di penghujung berakhirnya bulan suci Ramadan, sebanyak 500 anak yatim dhuafa yang berasal dari empat kecamatan tampak sangat bergembira. Sebab, mereka diajak belanja pakaian dan perlengkapan lebaran bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution di Ramayana Teladan Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (7/4).

Kegembiraan itu bertambah lagi karena  mereka tidak hanya bersama ibunya masing-masing, tapi juga didampingi orang nomor satu di Pemko Medan, unsur Forkopimda Kota Medan, Sekda Wiriya Alrahman yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Medan serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Ditambah lagi masing - masing anak dipersilahkan memilih pakaian dan perlengkapan lebaran sesuai yang diinginkan dengan nominal Rp.500 ribu per-anak yatim.

Sontak suasana Ramayana Teladan langung riuh. Anak - anak yatim pun langsung memilih pakaian dan perlengkapan lebaran yang mereka inginkan. Dengan penuh kasih sayang dan penuh senyuman, suami Ketua TP PKK Kota Medan itu mendampingi anak – anak yatim duafa itu berbelanja.

Sebelum menemani berbelanja, Bobby Nasution dalam sambutan singkatnya mengatakan, dirinya beserta jajaran Pemko Medan ingin berbagi kebahagiaan dengan  anak yatim dhuafa untuk menyambut datangnya hari penuh kemenangan Idulfitri 1445 H.

“Di penghujung Ramadan ini, kita ingin berbagi kebahagiaan untuk menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri. Sebenarnya kemenangan ini dari diri kita sendiri, namun pelengkapnya dari luar yaitu dengan mengenakan pakaian yang baik di hari kemenangan," kata Bobby Nasution.

Dengan pembelian pakaian dan perlengkapan lebaran serta dikenakan pada Hari Raya Idulfitri, kata Bobby Nasution,  diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak – anak yatim untuk beribadah yang lebih baik lagi. “Jadi mari kita terus senantiasa bersyukur sehingga dapat merayakan hari penuh kemenangan dengan penuh suka cita,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Medan  Muhammad Nursyam menjelaskan, program belanja yatim dhuafa ini terselenggara berkat kolaborasi Baznas Kota Medan dengan Korpri Kota Medan dan TP PKK Kota Medan.

Diungkapkan Nursyam, guna mendukung kegiatan ini, Korpri Kota Medan memberikan bantuan 400 paket, sedangkan TP PKK Kota Medan memberikan bantuan 50 paket dan Baznas Kota Medan sendiri memberikan bantuan 50 paket.

“Dengan demikian total anak yatim yang hari ini berbelanja sebanyak 500 orang. Masing - masing anak dapat berbelanja pakaian dan perlengkapan lebaran yang diinginkan dengan nilai Rp.500 ribu per-anak yatim dhuafa,” jelas Nursyam.

Tidak hanya berbelanja pakaian dan perlengkapan lebaran, bilang Nursyam, anak yatim dhuafa yang berasal dari empat kecamatan ini yakni Medan Kota, Medan Denai, Medan Johor dan Medan Maimun  juga akan dibawa untuk berbuka puasa guna melengkapi kebahagiaan di penghujung Ramadan tersebut.(JB)

Siap Sambut Wisatawan libur lebaran, Penutupan Medan Zoo Ditunda Sampai Setelah Lebaran


Aktual24 net, Medan - Rencana penutupan Medan Zoo yang akan dilakukan sebelum lebaran tahun ini karena perbaikan ditunda sampai usai lebaran. Hal ini dikarenakan saat libur lebaran nanti diperkirakan pengunjung yang datang ke Medan Zoo akan ramai.

"PUD Pembangunan akan menunda dulu penutupan Medan Zoo sebelum lebaran, karena di waktu libur lebaran pengunjung yang datang ke Medan Zoo diperkirakan ramai, seperti libur lebaran tahun- tahun sebelumnya", kata Plt Dirut PUD Pembangunan, Bambang Hendarto dalam keterangannya, Minggu (7/4/24).

Dijelaskan Bambang, pihaknya telah meminta izin kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait dengan ditundanya penutupan Medan Zoo sebelum lebaran. Sebab sebelumnya beberapa  waktu lalu direncanakan Medan Zoo akan ditutup sebelum lebaran untuk dilakukan perbaikan.

"Tadi saya sudah menghadap langsung ke Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution dan meminta izin untuk penundaan penutupan Medan Zoo. Pak Wali saat ditemui di giat bersama  anak yatim piatu sore tadi secara lisan mengizinkan penutupan ditunda sampai liburan lebaran berakhir", ujar Bambang.

Menurut Bambang, ditundanya penutupan Medan Zoo selain dikarenakan banyaknya pengunjung yang akan datang saat liburan lebaran, juga dikarenakan masyarakat kota Medan khususnya kalangan menengah kebawah masih membutuhkan hiburan yang terjangkau. 

"Karena hal ini juga kami PD Pembangunan menunda penutupan, sebab kita ketahui Medan Zoo juga merupakan hiburan yang terjangkau di kota Medan untuk masyarakat ", sebutnya.

Plt Dirut PUD Pembangunan menambahkan Kota Medan sebagai ibukota propinsi Sumut adalah salah satu kota yang menjadi destinasi warga yang akan melakukan mudik lebaran dan juga kota destinasi wisata bagi masyarakat yang tinggal di kabupaten kota yg dekat dengan kota Medan. Atas dasar itu Medan zoo yang menjadi salah satu ikon wisata kota Medan, juga siap menjadi destinasi wisata lebaran tahun ini.

"PUD Pembangunan yang membawahi unit bisnis Medan Zoo juga telah melakukan persiapan dan beberapa pembenahan sementara, dengan dibantu oleh Pemko Medan, BKSDA Sumut, PKBSI, dan para donatur serta influencer untuk memberikan kenyamanan ketika akan berlibur di Medan zoo nantinya", pungkasnya.

Selanjutnya Bambang juga menjelaskan bahwa tim Arsitek telah datang dan berkunjung ke Medan Zoo guna melakukan pemetaan bagian-bagian yg akan dilakukan revitalisasi dan pengembangan nantinya. Selain itu, pihak PUD Pembangunan Kota Medan bersama dgn BPN Kota Medan dan didampingi oleh pihak Badan Aset Daerah Kota Medan (BKAD) juga telah meninjau langsung Untuk melakukan pengukuran ulang terhadap seluruh areal yang menjadi batas dari Medan Zoo sesuai arahan dari Pak Bobby Nasution.

"Progress perbaikan sarana di Medan zoo telah dilakukan sementara, namun untuk progres perbaikan yang sifatnya menyeluruh dan besar-besaran rencananya akan dilakukan setelah lebaran tahun ini", sebutnya.(JB)

07 April 2024

Wakil Wali Kota Medan Harapkan HIPMI Medan Berkontribusi Dalam Menghidupkan Perekonomian di Kota Medan


Aktual24 net, Medan - Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman mengharapkan agar pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Medan dapat berkontribusi dalam menghidupkan perekonomian di Kota Medan.

Harapan tersebut disampaikan Aulia Rachman saat mewakili Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam acara peresmian Sekretariat HIPMI Medan sekaligus dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang diadakan di Komplek Tasbi 1, jalan Cassia Raya, Sabtu (6/4).

"Saya berharap HIPMI Medan mampu berkontribusi dan berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam menghidupkan perekonomian di Kota Medan,"kata Aulia Rachman dihadapan para pengurus HIPMI Kota Medan dan HIPMI Sumut yang hadir.

Aulia Rachman menilai dalam kepengurusan HIPMI Kota Medan saat ini memiliki alur kekuatan yang besar untuk bisa merubah perekonomian di satu wilayah. Oleh karena itu, Aulia Rachman ingin agar kekuatan besar itu dapat dimanfaatkan dengan optimal.

"Kami di Pemerintah juga merasakan kehadiran HIPMI saat ini banyak membantu perekonomian masyarakat. Karena itu manfaatkan kekuatan yang ada saat ini,  saya yakin HIPMI akan semakin berjaya kedepanya,"ujar Aulia Rachman.(JB)

04 April 2024

APBD Kota Medan di Triwulan Pertama Surplus, PAD Sudah Mencapai Rp1, 25 Triliun

Aktual24 net,MEDAN -  Walikota Medan, Bobby Afif Nasution melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain Lubis mengungkapkan, kinerja pendapatan daerah saat ini relatif membaik dibandingkan tahun lalu. Hal ini berkat intensifikasi perpajakan yang semakin optimal dan efektif melalui instrumen yang dilakukan secara  kreatif, khususnya OPD pengelola PAD dibawah arahan dan pembinaan Walikota Medan. 

Semakin membaiknya APBD Kota Medan sampai triwulan I ditandai dengan surplusnya APBD tahun berjalan sebesar Rp284, 5 miliar. Artinya realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I lebih besar dibandingkan realisasi belanja daerah dalam periode yang sama dari tahun lalu. 

"Realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I tercatat sebesar Rp1,25 truliun atau 16,5% dari total target pendapatan daerah 2024. Sedangkan belanja daerah realisasinya tercatat sebesar Rp974, 02 miliar," jelasnya kepada wartawan, Rabu (3/4/2024). 

Kualitas realisasi belanja daerah sampai triwulan I juga cukup baik. Sebab, belanja modalnya sudah mencapai 12,34% dari total realisasi belanja daerah.

Belanja barang dan jasa mencapai 42,88% dan belanja pegawai mencapai 40,45%.

Cenderung tingginya belanja pegawai disebabkan disalurkannya belanja pegawai untuk Gaji dan TPP THR yg diperkirakan mencapai Rp100 miliar lebih dan seluruhnya tercatat sudah  disalurkan dan dalam minggu pertama April sedang tahap penyaluran belanja pegawai seperti gaji April dan TPP Maret. Kemudian ditambah dengan  honorarium seluruh PHL dan kepling serta belanja wajib lainnya. 

"Sampai sampai saat ini likuiditas keuangan Pemko Medan relatif cukup baik. Artinya Pemko dapat melaksanakan belanja wajibnya tanpa kendala, termasuk untuk pembayaran gaji dan TPP THR," ungkapnya. 

Dalam kesempatan itu dirinya menuturkan, yang cukup menonjol kinerja pajak daerah. Dimana, dalam triwulan I realisasinya tumbuh 4,6% atau dari Rp240,7 miliar pada 2023 menjadi Rp403,2 miliar pada 2024.

Begitu juga pendapatan bersumber dari dana transfer meningkat 4,29% atau dari Rp 621,9 miliar di 2023 menjadi Rp802,5 miliar pada  2024. Realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I 2024 tumbuh menjadi 4,08% dari Rp908,9 miliar di 2023 meningkat menjadi Rp1,25 triliun di 2024

"Mudah - mudahan kinerja realisasi APBD 2024 menjadi lebih optimal lagi untuk triwulan II dan seterusnya. Sehingga secara langsung mendukung selesainya seluruh program strategis pembangunan kota yang sedang berjalan saat ini guna mewujudkan Medan dengan masyarakatnya yang berkah, maju dan kondusif," tambahnya.(JB)

03 April 2024

Mulai Hari Ini Pemko Medan Gratiskan Parkir di Lokasi yang Tidak Terapkan E-Parking


Aktual24 net, Medan - Terhitung Selasa (2/4/2024), Pemko Medan secara resmi menggratiskan biaya parkir di seluruh lokasi yang tidak menerapkan sistem elektronik parking (e-parking) atau konvensional (manual). Pada saat bersamaan, seluruh Surat Perintah Tugas (SPT) Pengawas di lokasi parkir konvensional juga sudah ditarik.


Hal ini dinyatakan Kepala Dinas Perhubungan Medan, Iswar Lubis, Selasa (2/4) di Taman A. Yani. Dia mengatakan, dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi pembayaran parkir secara uang tunai atau cash.

“Jika ada pengutipan parkir di lokasi parkir konvensional atau yang bukan e-parking, maka itu praktik pungli, Jika ada yang mengaku jukir dengan menggunakan badge di lokasi-lokasi parkir konvensional, itu jukir liar,” tegasnya.

Iswar menekankan, sehubungan dengan kebijakan ini, mulai hari ini Pemko Medan hanya menerima PAD sektor parkir yang dibayarkan melalui e-parking dari lokasi-lokasi yang sudah menerapkannya. Disebutkannya, sampai saat ini terdapat 145 lokasi di Medan yang sudah menerapkan sistem e-parking.

Iswar mengakui kebijakan ini mungkin sedikit ekstrim. Namun, lanjutnya, langkah ini diambil untuk meluruskan hal yang menyimpang dan efisiensi. Menurutnya, kebijakan ini bentuk keberpihakan Pemko Medan kepada masyarakat. 

“Kami sudah mempertimbangkan, ternyata uang masyarakat yang masuk dari sektor parkir yang menggunakan sistem manual atau menggunakan uang cash tidak sepenuhnya masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga lebih bagus tidak usah sama sekali,” ungkapnya.  

Dengan adanya kebijakan ini, lanjut Iswar, mulai hari ini sistem parkir di Medan hanya ada sistem e parking pada lokasi-lokasi sudah yang ditetapkan.

“Dan di lokasi-lokasi e-parking itu hanya ada pembayaran non tunai. Apabila ada pemungutan uang tunai kami nyatakan itu pungli,” tandasnya.

Iswar juga mengharapkan kerja sama masyarakat untuk mendukung kebijakan ini agar sistem perparkiran di Medan berjalan mungkin.

“Jangan lagi lakukan pembayaran parkir secara cash di lokasi e-parking, bayarlah secara non tunai. Dan jangan bayar parkir di lokasi tidak menerapkan e-parking. Jika ada oknum yang meminta uang parkir di lokasi parkir konvensional, silakan laporkan ke pihak kepolisian terdekat atau petugas kami, atau videokan agar dapat dijadikan bukti di hadapan penegak hukum,” ungkapnya.

Iswar mengatakan, pihaknya menyurati kepolisian untuk memohon kerja sama pengawasan pelaksanaan kebijakan Pemko Medan yang telah diputuskan dalam rapat yang dipimpin Wali Kota Medan Bobby Nasution dan unsur Forkopimda ini.

“Artinya jika ada ditemukan pungli akan langsung dilakukan tindakan hukum,” ungkapnya.

Iswar mengatakan, pemberlakuan kebijakan ini akan terus diawasi dan hasilnya akan dievaluasi. “Intinya, kebijakan ini bukti keberpihakan Pemko Medan pada masyarakat. Lebih baik masyarakat tidak usah bayar parkir daripada uangnya bergulir kepada kepada oknum-oknum tertentu yang tidak jelas,” tutupnya.(JB)

02 April 2024

Kapolda Sumut Pimpin Penyerahan Jabatan Irwasda Purna Tugas

Aktual24 net, Medan,  - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memimpin upacara penyerahan jabatan Irwasda Polda Sumut bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Senin (1/4).

Penyerahan jabatan Irwasda Polda Sumut dari Kombes Pol Badarudin karena memasuki masa purna tugasnya di Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

"Berdasarkan Peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2019 tentang administrasi pengakhiran dinas bagi pegawai negeri pada Kepolisian Republik Indonesia pada hari Polda Sumut melaksanakan upacara penyerahan jabatan Irwasda Polda Sumut dari Bapak Kombes Pol Badarudin secara resmi memasuki purna tugasnya," ujar Kapoldasu dalam sambutannya.

Agung mengungkapkan, Kombes Pol Badarudin telah mengabdikan diri sebagai Irwasda Polda Sumut sejak 19 Desember 2023 sampai 31 Maret 2024. Dalam kurun waktu 3 bulan 22 pengadilan sebagai Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Badarudin telah menorehkan prestasi yang cukup membanggakan dalam membantu pelaksanaan pengawasan di Polda Sumatera Utara.

"Oleh karena itu selaku Kapolda Sumut dan jajaran memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kombes Pol Badarudin serta istri atas pengabdian yang selama ini telah diberikan kepada Polri dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat," ungkapnya.

Kapoldasu menuturkan, masa purna tugas merupakan sebuah bentuk keberhasilan dan kesuksesan seorang anggota Polri yang telah mengabdikan diri selama berdinas di kepolisian dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

"Hal ini senantiasa harus kita syukuri karena tidak semua anggota Polri dapat memasuki masa purna tugas dengan baik. Namun demikian pengakhiran masa dinas di kepolisian bukanlah sebuah akhir dari jalan pengabdian kepada bangsa dan negara. Tentunya masih banyak jalan yang dapat diambil untuk terus berkarya kepada nusa dan bangsa di luar instansi kepolisian," pungkasnya. (JB)

01 April 2024

Buka Puasa Bersama DPD Partai Gerindra Sumut, Bobby Nasution Apresiasi Partai Gerindra Edukasi Masyarakat di Pemilu 2024

Aktual24 net, Medan - Apresiasi disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada Partai Gerindra Sumut yang telah berperan dalam memberikan edukasi  kepada masyarakat di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Edukasi politik sangat diperlukan sebagai pembelajaran bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Wali Kota Bobby Nasution menghadiri buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumut di hotel Madani,Minggu (31/3/24).Hadir dalam pertemuan tersebut ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Gus Irawan Pasaribu, Perwakilan PJ Gubernur Sumut, Wakil ketua DPD, Aulia Rachman dan TKD Sumut (Prabowo -Gibran), Ade Jona Prasetyo serta Pengurus maupun Kader partai Gerindra Sumut.

"Apresiasi dan terima kasih kami ucapkan kepada Partai Gerindra karena telah berperan luar biasa pada Pemilu 2024 dengan mengedukasi dan memberikan hal-hal yang positif kepada masyarakat kota Medan", kata Bobby Nasution.

Menurut Bobby Nasution di masa pemilu dapat diketahui ketika Partai Gerindra bagaimana dalam mensosialisasikan partainya, mensosialisasikan Paslon dan calon anggota legislatifnya, hampir tidak ditemui cara-cara yang bisa meninggalkan suatu ajaran yang tidak baik di tengah masyarakat. 

"Ini yang kami rasakan di kota Medan, oleh karena itu kami sangat mengapresiasi Partai Gerindra di Pemilu 2024 ini bukan hanya untuk memenangkan partai, Paslon dan anggota legislatif saja tetapi mengajarkan kepada masyarakat kota Medan bagaimana politik yang baik", ujar Bobby Nasution 

Ditambahkan Bobby Nasution, Hal-hal seperti ini yang dibutuhkan oleh masyarakat, karena masyarakat sudah mengetahui lima tahun sekali ada Pemilu dan terdapat perdebatan antara memilih siapa. Tapi masyarakat butuh partai yang mengedukasi setiap tahun politik agar masyarakat tidak mudah dipecah belah dan masyarakat lebih terbiasa untuk memilih.

"Tentunya dalam masa tahun politik, partai-partai politik dapat mengedukasi masyarakat agar lima tahun mendatang pemilihan umum yang didalamnya terdapat perbedaan menjadi hal yang biasa di masyarakat", pungkas Bobby Nasution.

Sebelumnya Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Gus Irawan Pasaribu mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah hadir dalam buka puasa bersama DPD Partai Gerindra Sumut.

Dijelaskan Gus Irawan, selain buka puasa bersama kegiatan ini juga sekaligus syukuran atas kemenangan Pasangan Prabowo -Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih di Pemilu 2024.

Kegiatan Buka puasa bersama DPD Partai Gerindra Sumut ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman yang selaku pengurus partai Gerindra memberikan secara simbolis santunan tersebut.(JB)